Waspada Banjir Rob! Kepulauan Seribu Siagakan Pompa Portabel Selamatkan Permukiman

Rabu, 12 Nov 2025, 19:24 WIB

JAKARTA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu menyiagakan pompa portabel untuk mengantisipasi banjir rob yang berpotensi melanda Pulau Kelapa dan Pulau Harapan.

Langkah ini dilakukan untuk mempercepat aliran air laut ke saluran pembuangan saat permukaan air naik, sekaligus mendorong warga bergotong royong menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan pesisir.

Ket. Foto: Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo memberikan arahan kepada jajarannya dalam mengantisipasi banjir rob di Kepulauan Seribu, Jakarta, Rabu (12/11). — Sumber: ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu

“Upaya sederhana ini efektif mengalirkan air laut yang menggenang ke area pembuangan terdekat ketika permukaan air mulai naik,” kata Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Kepulauan Seribu, Purnomo di Jakarta, Rabu.

Ia menilai ketika air laut pasang tinggi dan limpasan ke permukaan tanggul, pompa  portabel (mobile) dapat digunakan untuk mempercepat aliran air kembali ke laut.

“Mungkin saat pasang terasa percuma karena air masih tinggi, tapi setelah surut, manfaatnya besar karena mengurangi air yang masuk ke permukiman,” kata dia.

Ia juga menekankan pentingnya mengenali sumber masuknya air laut, terutama di titik-titik tanggul yang lebih rendah.

Menurut dia, penanganan awal dapat dilakukan dengan menumpuk karung pasir di area rawan untuk menghalangi limpasan air laut ke wilayah permukiman.

Langkah sederhana seperti itu bisa mencegah air meluas ke rumah-rumah warga dan jika tanggul rendah di satu sisi, sementara sisi lain lebih tinggi, karung pasir bisa menjadi solusi cepat.

Ia menambahkan, penanganan rob tidak bisa hanya mengandalkan instansi pemerintah, melainkan perlu dilakukan secara gotong-royong bersama warga.

Dengan langkah-langkah antisipatif tersebut, pemerintah berharap masyarakat Kepulauan Seribu dapat lebih siap menghadapi potensi rob dan menjaga lingkungan permukiman tetap aman dan nyaman.

“Kita tinggal di pulau, jadi kenyamanan di pulau ini adalah kenyamanan keluarga besar kita sendiri. Apa yang bisa dilakukan, lakukan bersama. Setelah itu kita rawat bersama pula,” katanya.

Ia juga mengingatkan warga untuk berhati-hati terhadap risiko kecelakaan lalu lintas di malam dan dini hari, terutama karena kondisi jalan yang masih minim penerangan.

“Hati-hati dengan kendaraan bermotor. Banyak kecelakaan terjadi karena jalan masih gelap. Sebaiknya aktivitas dilakukan setelah subuh, sekitar pukul empat lewat lima menit, agar lebih aman,” katanya.

  • kepulauan seribu
  • banjir rob
  • pompa portabel

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Sekolah Rakyat di Cirebon Bantu Pemerataan Pendidikan, Anak dari Keluarga Rentan Dapat Akses Belajar dan Pembinaan Karakter

Hasil SPMB SMP Negeri Tangsel Jalur Domisili Diumumkan Malam Ini, Cek Kelulusan Mulai Pukul 21.00 WIB di Situs Resmi

Sasar Sektor Produktif, Kredit Bank Mandiri Tumbuh 20,6 Persen, Capai Rp1.580 T per Mei 2026

Realisasi Retribusi Persampahan Baru 30 Persen, Dinas LH Semarang Minta Pelaku Usaha Taati Retribusi Sampah

Lewat Kajian Ilmiah, Pemkab Cirebon Perkuat Posisi Kesenian Topeng sebagai Ikon Budaya Daerah

Pemerintah Bantah Tuduhan 'Pintu Uang Kotor', Tegaskan Indonesia Tetap Terikat Standar FATF

Bloomberg Soroti Danantara, Aturan Baru Indonesia Dinilai Berpotensi Tarik Dana 'Bermasalah'

JAFF Market 2026 Gandeng Amar Bank, Perkuat Ekosistem dan Pembiayaan Industri Film Indonesia

Apple Resmi Naikkan Harga iPad dan MacBook Mulai 25 Juni 2026, Ini Penyebab Utamanya

Hasil OSN-K 2026 SD dan SMP Diumumkan Hari Ini, Cek Jadwal Lengkap Tahapan OSN-P

Siaga Hadapi Korea Utara, Korea Selatan Bentuk 500 Ribu 'Prajurit Drone'

Ekosistem Blockchain SHOW Token Siap Danai Lebih dari 30 Film Indonesia Sepanjang 2026

Kabel Menjuntai Telan Korban Jiwa, DPRD DKI Desak Penertiban dan Implementasi Perda Utilitas

Gandeng Gulkarmat, DPRD DKI Jakarta Latih 40 Petugas Pengelola Gedung Tangani Kebakaran

Dosen ITS Kembangkan 'Lift' Pohon Kelapa untuk Bantu Petani Panen Lebih Efisien

Harga Minyak Dunia Turun, Pertamina Diminta Segera Lakukan Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi

Jangan Anggap Sepele! Kesepian Bisa Mempengaruhi Kesehatan Otak, Berdampak pada Kesejahteraan Mental

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.