Semangat Juang Harus Dihidupi ASN dalam Pelayanan

Selasa, 11 Nov 2025, 01:05 WIB

JAKARTA - Semangat juang para pahlawan harus diresapi para ASN dengan total dalam melayanan publik. “Wujudkan semangat kepahlawanan melalui pelayanan publik yang inklusif, pembangunan berkeadilan, dan kepedulian sosial yang nyata,” ujar Gubernur Jakarta, Pramono Anung, dalam Upacara Peringatan Hari Pahlawan, di Jakarta, Senin (10/11).

Dia juga mendorong semangat para pahlawan dapat terus hidup dalam kerja keras ASN, guru, tenaga kesehatan, pelaku UMKM, dan seluruh warga Jakarta. “Semangat Hari Pahlawan untuk memperkuat ketahanan nasional, menegakkan keadilan sosial, memajukan pendidikan, dan membangun manusia Indonesia yang sehat dan berdaya,” ujar Pramono.

Ket. Foto: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Balai Kota, Senin (10/11). — Sumber: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Para pahlawan bangsa, lanjutnya , telah mengajarkan bahwa kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, serta keikhlasan. Maka, ada keteladaan para pahlawan bangsa yang perlu diteruskan. Pertama, kesabaran dalam menempuh ilmu, menyusun strategi, hingga membangun kebersamaan di tengah keterbatasan.

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa di atas segalanya. Ketiga, pandangan jauh ke depan untuk kemakmuran bangsa. “Ini modal dasar besar bagi generasi sekarang. Semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita pahlawan yang selama ini telah ditunaikan,” kata Pramono.

Saat ini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun, semangatnya tetap sama untuk membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun rakyat tertinggal dari arus kemajuan.

“Hari ini, kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara sekarang: bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, kini giliran kita menjaga agar api perjuangan mereka tidak pernah padam dengan bekerja dan bergerak agar berdampak baik,” paparnya.

Layanan Kesehatan

Sementara itu, Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Timur menyiapkan pos kesehatan untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan di wilayah-wilayah rawan banjir sekaligus menghadapi musim hujan. “Sudah ada posko kesehatan di setiap tempat pengungsi akibat banjir. Kami membuka pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan dan lokasi pengungsian untuk memberikan pelayanan medis para korban,” kata Kepala Sudin Kesehatan Jakarta Timur Herwin Meifendy di Jakarta, Senin.

Beberapa langkah antisipatif dilakukan mulai dari pembukaan pos pelayanan kesehatan hingga memastikan ketersediaan obat-obatan dan tenaga medis di seluruh fasilitas kesehatan. Hal ini dilakukan agar masyarakat yang menjadi korban banjir dapat segera memperoleh layanan medis dengan cepat dan tepat. 

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.