- Home
-
- Megapolitan
-
- Pemkot Tangerang Bagikan B...
Pemkot Tangerang Bagikan Bibit Pohon Gratis untuk Wujudkan Kota Hijau dan Mandiri Pangan
Selasa, 11 Nov 2025, 11:50 WIBPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) menyebutkan program pembagian bibit pohon gratis merupakan langkah nyata mendorong gerakan menanam di pekarangan rumah.
Kepala DKPÂ Kota Tangerang Muhdorun di Tangerang, Selasa, mengatakan inisiatif tersebut merupakan upaya untuk memberdayakan masyarakat agar mandiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan.
"Ini sebagai upaya berkelanjutan mendukung program ketahanan pangan keluarga dan meningkatkan semangat urban farming (pertanian perkotaan) di kalangan masyarakat," katanya.
Ia menuturkan bibit yang berasal dari hasil produksi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (PBTPHP) DKP ini dibagikan kepada masyarakat secara gratis.
"Kami ingin masyarakat semakin sadar pentingnya ketahanan pangan. Bibit yang kami bagikan seperti cabai, tomat, dan terong adalah varietas yang mudah dirawat dan cocok untuk lahan terbatas di perkotaan," ucapnya.
Dengan menanam sendiri, kata dia, masyarakat tidak hanya menghemat pengeluaran, tapi juga memastikan ketersediaan pangan lokal yang segar dan sehat untuk keluarga.
"Program urban farming pun secara langsung membantu menciptakan lingkungan yang lebih hijau di sekitar kita," katanya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat menjadi pelopor perubahan melalui aksi nyata pelestarian lingkungan mulai dari penghijauan, pengelolaan sampah, urban farming, hingga adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
âLangkah kecil seperti menanam pohon atau memilah sampah akan menjadi warisan besar bagi masa depan bumi kita,â kata Wali Kota Sachrudin.
Karena itu ia mengajak warga menjadi pelopor perubahan mulai dari lingkungan rumah tangga, RT, hingga kelurahan. Sebab keberhasilan ini sangat bergantung pada partisipasi aktif warga, pengurus RW/RT, komunitas, sekolah, dan dunia usaha.
"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Keterlibatan masyarakat penting agar gerakan ini memberi manfaat besar bagi generasi mendatang.âÂ
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
-
Risiko Kiamat Iklim Mengintai Jika Kenaikan Suhu Bumi Lewati 1,5 derajat Celcius
-
Siswa PAUD dan SD di Polandia Dilarang Bawa HP demi Jauhkan Konten Berbahaya
-
Perairan di Tengah Lanskap Vulkanik
-
Pola Mobilitas & Kebutuhan Pengguna Harus Jadi Fokus Pembangunan Infrastruktur Motor Listrik
-
12 Film Horor dengan Penggambaran Dunia Paling Mengerikan dan Memikat
-
Sembilan Inovasi Iklim Melaju ke Final CIIC 2026, Ada Hadiah Rp15 Miliar
-
Flottweg Pamerkan Teknologi Pemisahan untuk Pengelolaan Air dan Air Limbah Berkelanjutan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.