Gubernur DKI Luncurkan Portal Satu Data Jakarta

Selasa, 11 Nov 2025, 13:57 WIB

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara resmi meluncurkan Portal Satu Data Jakarta di Gedung AA Maramis, Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11).

Peluncuran ini merupakan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam mewujudkan tata kelola data yang transparan, akurat, sebagai landasan kebijakan menuju kota global.

Ket. Foto: — Sumber: Nugroho Sejati

Dalam acara ini sekaligus dilakukan penandatanganan MoU antara Pemprov DKI Jakarta dengan Badan Pusat Statistik (BPS) RI mengenai pengembangan statistik sektoral dan Satu Data Indonesia, serta dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) RI terkait penguatan keamanan data.

"Kerja sama ini dimaksudkan untuk memberikan keamanan dan juga keandalan dari data yang dimiliki bukan hanya oleh Provinsi DKI Jakarta, tetapi tentunya data bersama yang akhirnya nanti akan diolah antara Provinsi DKI Jakarta dengan BPS Jakarta," kata Gubernur Pramono.

Dalam sambutannya, Gubernur Pramono menegaskan pentingnya data yang berkualitas dan berdampak sebagai basis pengambilan keputusan, terutama dalam menghadapi tantangan fiskal.

Ia mencontohkan, meskipun Dana Bagi Hasil (DBH) Jakarta mengalami pemotongan Rp15 triliun, namun tidak berdampak pada tiga program utama Pemprov DKI yakni Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ASN.

Gubernur Pramono pun menegaskan kinerja Pemprov DKI akan tetap meningkat meskipun anggaran terpangkas. Hal ini bisa terwujud melalui proses pengambilan keputusan yang lebih transparan dan cepat, salah satunya dengan Portal Satu Data Jakarta.

"Selama betul-betul menggunakan data itu dengan baik, dengan benar, dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik, saya yakin ini pasti akan memberikan dampak dan manfaat," ujar dia.

Portal Satu Data merupakan hal penting karena bisa mengukur kemajuan dan capaian Jakarta. Dalam kesempatan ini, Gubernur pun menyampaikan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin antara Pemprov DKI dengan BPS dan BSSN.

Ia berharap kerja sama ini terintegrasi dengan baik yang nantinya bisa menjadi acuan bagi Pemprov DKI dalam membangun ibu kota. Selain itu, Gubernur juga membuka diri untuk membantu daerah lain yang ingin bekerja sama dengan Pemprov DKI dalam menggunakan JAKI.

"Sekarang sudah ada beberapa daerah yang memanfaatkan, di antaranya adalah Lampung, Aceh, dan sebagainya. Karena jangan sampai seakan-akan hanya Jakarta yang memiliki saja," ujar dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan bahwa pengembangan Portal Satu Data Jakarta selaras dengan amanat Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.

Portal ini menyajikan total 4.795 set data dari 53 organisasi, yang terdiri dari 51 organisasi perangkat daerah dan 2 organisasi lainnya yang terkategori dalam 30 jenis topik strategi, mulai dari kesehatan, pendidikan, sosial, dan lain sebagainya.

"Data dari portal kita telah terintegrasi secara penuh dan secara rutin dialirkan ke Portal Satu Data Indonesia Nasional yang dikelola oleh Bappenas," kata Budi.

Portal Satu Data Jakarta dapat menjadi benchmark untuk daerah lain dalam pengelolaan dan penyajian data yang berkualitas. Wajah baru portal yang diluncurkan pada tahun ini menampilkan tiga pengembangan utama, yakni menu visualisasi data yang interaktif dan berbasis insight, pencarian semantik berbasis AI, serta tampilan baru yang lebih atraktif.

Selain itu, Pemprov DKI berkolaborasi dengan BPS DKI Jakarta melakukan survei tematik, seperti Satu Data Kelurahan dan Satu Data RW, untuk memutakhirkan data makro wilayah, termasuk mengidentifikasi RW kumuh. Budi menyampaikan, Portal Satu Data Jakarta diintegrasikan dengan aplikasi JAKI, sehingga menjadikannya sebagai sarana suplai dan pertukaran data utama dari seluruh OPD.

Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemprov DKI Jakarta dan BPS dilakukan untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan statistik sektoral dan implementasi Satu Data Indonesia. Sementara, kerja sama dengan BSSN dilakukan untuk menjaga keamanan dan perlindungan data.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia, Amalia Adininggar Widyasanti, mendukung penuh upaya Pemprov DKI dalam menjadikan data dan data statistik sebagai basis kebijakan untuk menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data.

"BPS akan terus berkomitmen dan memberikan dukungan penuh kepada DKI Jakarta. Terutama nanti, Pak Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta akan siap terus membantu, mendukung terselenggaranya Portal Satu Data DKI Jakarta," tutur dia.

Begitu juga Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Nugroho Sulistyo Budi, yang memberikan apresiasi kepada Pemprov DKI atas peluncuran Portal Satu Data Jakarta. Menurut dia, portal satu data ini merupakan bagian integral dari program satu data yang mendapatkan atensi khusus dari Presiden Prabowo.

"Satu data merupakan sebuah gerakan untuk membangun ekosistem data nasional yang kolaboratif, efektif, terpercaya, dan tentunya dapat mewujudkan kedaulatan data digital nasional," ujar Nugroho.

Namun Nugroho menekankan adanya tantangan dalam pengelolaan data, yakni konfidensialitas, integritas, dan ketersediaan data. Karena itu, ia menekankan pentingnya tiga pilar utama dalam menjamin keamanan data melalui teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia.

"Jangan sampai terjadi akses tidak hak terhadap data, kemudian terjadi perusakan, manipulasi, pencurian, dan bahkan pengambilalihan data yang dapat berdampak vital," pungkas dia. ils/I-1

  • Gubernur DKI Pramono Anung
  • Portal Satu Data Jakarta

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.