Cianjur Berjuang Keras Atasi Longsor di Desa Wangunjaya

Selasa, 11 Nov 2025, 19:46 WIB

CIANJUR – Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur Asep Sudrajat di Cianjur, Selasa, mengatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor di desa Wangunjaya, Kecamatan Gugenang. Sebab pemilik rumah dan anggota keluarganya sudah lebih dulu mengungsi karena sempat melihat tanda alam sebelum longsor terjadi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat mencatat satu rumah warga di Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang tertimbun tanah longsor dan puluhan lainnya terancam sehingga 10 kepala keluarga mengungsi.

Ket. Foto: tanah longsor — Sumber: ist

"Hujan deras dengan intensitas lebih dari dua jam membuat tebing yang berdekatan dengan pemukiman warga longsor, menimbun satu rumah, beruntung pemilik dan tiga anggota keluarga sudah lebih dulu mengungsi," katanya. Hujan deras yang masih kerap melanda wilayah tersebut membuat petugas mengungsikan 10 kepala keluarga terdiri dari 22 jiwa ke tempat yang dinilai aman atau saudaranya karena ditakutkan longsor susulan kembali terjadi karena sekitar 10 rumah terancam.

Bahkan warga lainnya diminta untuk tetap waspada dan segera mengungsi ketika hujan kembali turun deras dengan intensitas lebih dari dua jam terutama pada malam hari guna menghindari longsor kembali terjadi dan meluas. "Kami menyiagakan petugas dan relawan guna melakukan pemantauan secara intensif karena terdapat potensi tanah longsor susulan, untuk memastikan kelayakan lokasi kami akan melakukan kajian bersama Badan Geologi," katanya.

Dia menjelaskan saat ini pihaknya sudah menerjunkan petugas dan relawan guna melakukan pendataan di sejumlah lokasi yang dilaporkan terjadi bencana alam banjir dan longsor di wilayah selatan Cianjur, di mana laporan sementara puluhan rumah terendam akibat sungai meluap. Pihaknya mencatat laporan yang masuk terkait banjir melanda Kecamatan Cidaun dan Mande, sedangkan longsor juga terjadi di sejumlah titik di Kecamatan Naringgul, tidak ada korban jiwa longsor menutup area persawahan dan jalan nasional Cianjur-Bandung.

"Kami masih menunggu laporan dari petugas di lapangan, namun laporan sementara banjir Cidaun belum merendam perkampungan namun sejumlah tanggul sungai jebol, sedangkan longsor Naringgul menimpa sawah dan jalan nasional namun hanya sebagian," katanya. Pihaknya mengimbau warga di seluruh wilayah Cianjur untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan segera mengungsi ketika melihat tanda alam akan terjadi bencana termasuk ketika hujan turun deras lebih dari dua jam pada malam hari.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.