Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenperin Pastikan 22 Pabrik di Cikande Tuntas Jalani Dekontaminasi Cs-137, Kepercayaan Publik Balik?

📅 Senin, 10 Nov 2025, 21:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenperin Pastikan 22 Pabrik di Cikande Tuntas Jalani Dekontaminasi Cs-137, Kepercayaan Publik Balik? Doc: ANTARA FOTO/ Angga Budhiyanto
Ket. Ilustrasi-Tim Khusus Pelaksana mengukur paparan radiasi terhadap temuan yang tercemar Cesium-137 (Cs-137) saat dekontaminasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Serang, Banten.

JAKARTA – Dekontaminasi Cesium 137 (Cs-137) di pabrik Cikande sangat penting untuk melindungi keselamatan pekerja, masyarakat, dan lingkungan dari paparan radiasi berbahaya. Penanganan yang cepat dan sesuai standar internasional diperlukan agar risiko pencemaran radioaktif dapat diminimalkan.

Selain aspek keselamatan, langkah ini juga berdampak pada pemulihan kepercayaan publik dan menjaga reputasi industri nasional terhadap penerapan standar keamanan nuklir. Upaya dekontaminasi yang transparan dan terkoordinasi menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memastikan pengelolaan bahan radioaktif yang bertanggung jawab.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan sebanyak 22 fasilitas produksi di Kawasan Industri Modern Cikande (MCIE), Serang, Banten sudah selesai didekontaminasi dari Cesium 137 (Cs-137), dan tujuh lokasi di luar kawasan dalam proses pembersihan.

‎Dekontaminasi tersebut merupakan salah satu upaya penanganan yang dilakukan pemerintah melalui Satuan Tugas (satgas) Penanganan Bahaya Radiasi Cs-137, bersama pemangku kepentingan terkait seperti Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).

‎"Tim satgas telah selesai melakukan proses dekontaminasi pada 22 fasilitas produksi yang sebelumnya ditemukan adanya kontaminasi radiasi Cs-137," kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Setia Diarta di Jakarta, Senin (10/11).

Sementara itu, lanjutnya, untuk 12 titik kontaminasi di luar kawasan, sebanyak tujuh lokasi sedang dilakukan proses dekontaminasi dan lima lainnya akan dilakukan disegel teknis melalui pengecoran atau penyemenan sesuai rekomendasi Bapeten

‎Dijelaskan dia, dari hasil pemeriksaan, terdapat 15 industri peleburan logam yang memiliki paparan radiasi Cesium-137 dan non Cesium-137 dengan laju dosis sebesar 0,18 sampai dengan 700 mikroSievert/jam.

‎Selanjutnya, terdapat tiga industri pengelolaan limbah B3 yang memiliki paparan radiasi Cesium-137 dan non Cesium-137 dengan laju dosis sebesar 0,24 sampai dengan 0,4 mikroSievert/jam. ‎

‎Terdapat pula tiga industri makanan yang memiliki paparan radiasi Cesium-137 dengan laju dosis sebesar 1,6 sampai dengan152 mikroSievert/jam, serta enam lokasi timbunan yang memiliki paparan radiasi Cesium-137 dengan laju dosis sebesar 11 sampai 10.000 mikroSievert/jam.

‎Pihaknya dalam melakukan penanganan kasus radiasi di Kawasan Industri Cikande ini telah mempersyaratkan wajib menyertakan bukti bahwa bahan baku yang digunakan bebas dari radioaktif atau zat berbahaya, serta surat komitmen pemasangan Continuous Emission Monitoring System (CEMS) dan Radiation Portal Monitoring (RPM) pada fasilitas peleburan scrap logam.

‎Disampaikan dia pula, sebelum United States Food and Drugs Administration (USFDA) merilis import alert 99-51 terhadap produk udang yang berasal dari Indonesia setelah ditemukan adanya kontaminasi radiasi Cs-137, pihak Bea Cukai Belanda melaporkan temuan kontaminasi radionuklida pada produk sepatu kets asal Indonesia.

‎Temuan Bea Cukai Belanda dikonfirmasi oleh ahli radiasi ANVS dengan hasil temuan beberapa kotak yang berisi sepatu kets memiliki peningkatan paparan radiasi maksimal 110 nanoSv/jam (radiasi latar 20 nanoSv/jam) akibat Cs-137.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Mbappe Cedera Lutut, Tingga...
Rona
Lucasfilm Memilih Sutradara...
Luar Negeri
Peringatan dari Para Tokoh ...

Swasembada Susu Masih Terbentur Impor

51 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Swasembada Susu Masih Terbe...
Ekonomi
KIH Perkuat Daya Saing Prod...

Pemkot Surabaya Siapkan Perwali untuk Lindungi Hak Mbak-mbak PRT

51 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Pemkot Surabaya Siapkan Per...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.