Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menilik Potensi Wisata Pengamatan Migrasi Burung

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 14:15 WIB | Oleh:

"Kombinasi antara keanekaragaman hayati dan lanskap yang indah menjadikan Nusa Tenggara Barat sangat potensial menjadi destinasi birdwatching kelas dunia setara dengan destinasi populer, seperti Arfak dan Waigeo di Papua Barat," kata Zefanya yang akrab disapa Ivan, lulusan magister bidang manajemen pariwisata dan olahraga dari Nicolaus Copernicus University di Polandia tersebut.

Aktivitas pengamatan burung dapat menjadi diversifikasi produk wisata bagi Nusa Tenggara Barat bila ditilik dari kacamata pemasaran pariwisata.

Dengan keragaman wisata, maka berpotensi meningkatkan durasi lama tinggal dan belanja para wisatawan. Hal tersebut merupakan dua indikator yang menjadi ukuran penting dalam menilai performa ekonomi pariwisata daerah.

Pemerintah berperan besar dalam mengembangkan wisata minat khusus pengamatan burung migran, sekaligus membangun jejaring internasional melalui tour operator dengan negara penyumbang wisatawan terbanyak.

Sinergi lintas sektor dalam kerangka pentahelix harus mampu dibangun agar Nusa Tenggara Barat tidak saja disinggahi oleh burung-burung dari luar negeri, namun juga dikunjungi wisatawan dari berbagai belahan dunia.

Regulasi mesti diperketat untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan konservasi. Regulasi itu dapat tertuang dalam peraturan daerah yang mengatur mengenai kualifikasi tour operator dan pemandu wisata alam yang menyelenggarakan pengamatan burung mencakup pembatasan jumlah pengunjung, penentuan zona konservasi, serta pelaksanaan.

Melalui perencanaan matang dengan menyelaraskan kepentingan ekonomi dan kelestarian alam, maka aktivitas pengamatan burung migran dapat menjadi ikon wisata baru yang memperkuat citra destinasi di Indonesia terkhusus Nusa Tenggara Barat.

Di balik kepakan sayap jutaan ekor burung migran tersimpan potensi besar untuk membangun masa depan pariwisata yang lebih hijau, cerdas, dan berkelanjutan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.