Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Melyani Meraih Tiga Perak Angkat Besi Dan Menjai Medali Pertama Indonesia di ISG

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 23:45 WIB | Oleh:
Melyani Meraih Tiga Perak Angkat Besi Dan Menjai Medali Pertama Indonesia di ISG Doc: Antara

Jakarta - Atlet angkat besi Tita Nurcahya Melyani merebut tiga medali perak yang menjadi medali pertama bagi kontingen Indonesia yang berjuang di Islamic Solidarity Games (ISG) Riyadh 2025.

"(Perolehan medali) ini menjadi motivasi besar untuk terus berprogres dan memperbaiki catatan angkatan di kompetisi berikutnya," kata Tita Nurcahya Melyani dalam keterangan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di Jakarta, Sabtu.

Melyani tampil konsisten sepanjang perlombaan dengan mencatatkan 68 kg pada angkatan snatch dan 85 kg pada clean and jerk, sehingga membukukan total angkatan 153 kg. Dia meraih perak untuk ketiga kategori itu.

Dia mengaku bersyukur dapat mempersembahkan emas untuk Merah Putih sekaligus mencatatkan rekor baru dari angkatan sebelumnya 150 kg.

Sementara itu, medali emas di nomor itu diraih lifter asal Turki Gamez Altun dengan total angkatan 172 kg (snatch 72 kg, clean and jerk 100 kg), sedangkan, perunggu menjadi milik Nuray Abilova dari Kazakhstan dengan total 144 kg (snatch 65 kg, clean and jerk 79 kg).

Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk ISG 2025 Endri Erawan yang menyaksikan langsung perjuangan Melyani menyampaikan apresiasi tinggi karena telah menunjukkan semangat pantang menyerah dan mental juara sampai akhir.

Sebagai atlet muda, kata dia, Melyani tampil luar biasa dengan mental yang sangat kuat. Melyani tidak hanya menyumbangkan medali perdana bagi Indonesia, tetapi juga menunjukkan potensi besar generasi muda angkat besi Indonesia.

"Medali ini membuktikan pembinaan atlet muda berjalan sangat baik di PB PABSI," katanya.

Endri berharap prestasi Melyani menjadi awal yang positif bagi kontingen Indonesia dan menambah semangat para atlet lain untuk mempersembahkan medali.

Sebelumnya, Tim Indonesia sudah mendapatkan medali perunggu dari cabang olahraga pencak silat. Namun, pencak silat masih berstatus olahraga pertunjukan sehingga medali tidak masuk dalam perhitungan klasemen perolehan medali.

Pada ISG Riyadh, Tim Indonesia menurunkan 39 atlet dari tujuh cabang olahraga dan mereka mendapat dukungan penuh dari para sponsor resmi, yakni Mills, BAIC Indonesia, Aice, Kings Travel, TikTok, Perumnas, dan SVRG.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.