Kalsel Tanam 1.500 Belangeran-Eucalyptus di Embung Mitigasi Karhutla
Jumat, 07 Nov 2025, 19:40 WIBBANJARBARU - Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan (Dishut Kalsel) menanam sebanyak 1.500 batang pohon belangeran dan eucalyptus di Embung Lokudat Banjarbaru, sebagai langkah mitigasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat kemarau.
Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (PDASRHL) Dishut Kalsel Alip Winarto di Banjarbaru, Jumat (7/11), mengatakan keberadaan Embung Lokudat sangat strategis ketika terjadi kebakaran hutan.
âTim pemadam karhutla biasanya mengambil air dari embung ini untuk memadamkan titik kebakaran,â ujar dia.
Karena letak yang strategis ini, Alip mengatakan pihaknya mengoptimalkan penanaman bibit pohon secara bertahap dan sudah dimulai dari kemarin.
âHari ini kita tambah, ada sekitar 1.500 batang bibit pohon ya,â tuturnya.
Pada penanaman kali ini, kata Alip, tidak hanya internal Dinas Kehutanan, tetapi juga melibatkan tim 1 dan 2 dari program Forestry and Other Land Use (FOLU), serta tim dari program pengurangan emisi dari deforestasi dan degradasi hutan (Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation plus/REDD+).
Saat ini, ia mengungkapkan Tim Folu dan REDD+ telah menjadi bagian dari Dinas Kehutanan Kalsel melalui skema kerja sama.
Alip menuturkan, jika biasanya penanaman rutin hanya sekitar 500-1.000 batang pohon, kali ini penanaman mencapai di atas 1.500 batang karena keterlibatan tim Folu dan REDD+.
Melalui kolaborasi ini, ia berharap kegiatan ini dapat membantu konservasi kebutuhan air yang ada di Embung Lokudat Banjarbaru, khususnya untuk penanganan karhutla saat musim kemarau.
âSetelah tanaman pohon ini tumbuh besar, nanti akan lebih optimal menyimpan cadangan air. Jadi kita mulai dari dari langkah kecil dengan menanam bibit pohon,â ujar Alip.
- Kalsel
- Tanam Pohon Belangeran
- Mitigasi Penanganan Karhutla
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Kaum Muda Kukar Diberi Pelatihan agar Siap Kerja supaya Menekan Pengangguran
-
Satgas Pangan Kolaka Siapkan Sanksi Bagi Pedagang Beras yang Jual di Atas HET
-
Mapolda DIY Disiapkan Jadi Pusat Keamanan Terpadu Berbasis Teknologi dan Kolaborasi
-
Kemenhub Berkomitmen Wujudkan Transportasi Rendah Karbon di Indonesia
-
Pemprov Babel Prioritaskan IPR bagi Warga Desa di Kawasan Tambang Rakyat, Dorong Kesejahteraan Masyarakat.
-
Empat Wisatawan Satu Keluarga Ditemukan Meninggal saat Berkemah di Kledung, Temanggung
-
Isu Dugaan Zionisme Merebak di PBNU, Charles Holland Dicopot dari Penasihat Ketum PBNU
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.