Jaringan Bioskop AMC Theatres Merugi $298 Juta Meski Ada Film Musim Panas seperti 'Superman' dan 'Jurassic World Rebirth'

Jumat, 07 Nov 2025, 00:10 WIB

NEW YORK CITY - Jika jaringan bioskop terbesar di dunia dari Amerika Serikat, AMC Theatres , berharap film-film musim panas seperto "Jurassic World Rebirth", "Weapons", dan " Superman " akan meningkatkan pendapatan kuartal terbarunya, maka mereka perlu menunggu film-film pahlawan lainnya. Koleksi film dinosaurus pemakan manusia, penyihir pinggiran kota, dan petualang komik tersebut mungkin sukses di box office, tetapi pendapatan mereka masih jauh dari kata memuaskan dibandingkan jajaran film musim panas lalu, yang mencakup "Deadpool & Wolverine" dan "Despicable Me 4".

Dari Variety, secara keseluruhan, pendapatan jaringan bioskop tersebut untuk periode tiga bulan yang berakhir pada bulan September turun menjadi 1,3 miliar dolar AS, turun 3,6 persen dari tahun sebelumnya. AMC juga mencatat rugi bersih sebesar 298,2 juta dolar AS dibandingkan dengan rugi bersih sebesar 20,7 juta dolar AS pada kuartal tahun sebelumnya. Perusahaan menyatakan bahwa kerugian yang lebih besar tersebut berkaitan dengan "beban non-tunai yang terkait dengan pembiayaan kembali utang yang transformatif pada bulan Juli 2025".

Ket. Foto: Jaringan Bioskop AMC Theatres Merugi $298,2 Juta Meski Ada Film Musim Panas seperti 'Superman' dan 'Jurassic World Rebirth'. — Sumber: Istimewa

Rugi bersih yang disesuaikan untuk perusahaan adalah 110 juta dolar AS, yang masih lebih besar dibandingkan kerugian sebesar 15,9 juta yang dilaporkan AMC pada periode yang sama tahun lalu. Rugi bersih yang disesuaikan perusahaan adalah 21 sen per saham, dibandingkan dengan 4 sen pada kuartal tahun sebelumnya.

Penerimaan pada kuartal terakhir mencapai 715,1 juta, turun dari 744,2 juta pada tahun 2024, sementara penjualan makanan dan minuman turun menjadi 451,8 juta dari $490,4 juta pada periode yang sama tahun lalu. Hal ini menandakan semakin sedikitnya orang yang mengunjungi bioskop karena film-film blockbuster musim panas ini gagal memberikan daya tarik yang sama.

Meskipun demikian, AMC mengalahkan proyeksi Wall Street yang menyebutkan bahwa perusahaan akan melaporkan pendapatan kuartal ketiga sebesar 1,23 miliar dolar AS, sementara kerugiannya yang disesuaikan secara garis besar sesuai dengan ekspektasi.

"Tahun kalender 2025 ternyata persis seperti yang telah lama kami prediksi," ujar Adam Aron, ketua dan CEO AMC, dalam sebuah pernyataan. "Akibatnya, terutama karena waktu rilis film-film studio besar, kuartal pertama yang lemah diikuti oleh kuartal kedua yang sangat panas, yang kemudian diikuti oleh kuartal ketiga yang melemah. Kami terus berharap tahun ini akan mencapai puncaknya pada apa yang kami harapkan akan menjadi akhir tahun yang cukup kuat di kuartal keempat."

Akhir tahun belum tiba, dan masih banyak yang harus dibenahi oleh AMC dan eksibitor lainnya. Pendapatan box office bulan Oktober anjlok ke level terendah sejak 1997, terbebani oleh film-film gagal seperti "Tron: Ares" dan "The Smashing Machine." Namun, sisa tahun ini terlihat lebih menjanjikan, dengan sekuel "Zootopia", "Wicked", dan "Avatar" yang dijadwalkan tayang di bioskop dalam dua bulan ke depan.

AMC memang punya satu hal positif di bulan Oktober, saat mendistribusikan edisi terbatas “Taylor Swift: The Official Release Party of a Showgirl,” yang menarik banyak penggemar Swift.

  • Box Office

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.