Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BNN Kalimantan Timur Ungkap 42 Pengguna Narkoba dalam Operasi Wilayah Rawan di Samarinda

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 15:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNN Kalimantan Timur Ungkap 42 Pengguna Narkoba dalam Operasi Wilayah Rawan di Samarinda Doc: Antara Foto
Ket. Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur mengamankan pengguna yang terjaring dalam razia gabungan operasi terpadu penanganan narkoba di Samarinda, Kaltim

 Aparat gabungan yang terdiri dari BNN Provinsi Kalimantan Timur, Polri, TNI, dan instansi terkait menjaring 42 orang yang terkonfirmasi positif menggunakan narkoba dalam operasi pemulihan wilayah rawan narkoba di Samarinda, Kalimantan Timur.

"Kami pada hari ini melaksanakan operasi gabungan untuk pemulihan kampung rawan narkoba," kata Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Kaltim Tejo Yuantoro di Samarinda, Jumat.

Operasi tersebut difokuskan di kawasan Jalan Lambung Mangkurat, Kelurahan Pelita, yang dilaksanakan sejak Kamis (6/11/2025) malam hingga Jumat pagi.

Tejo menjelaskan pemilihan lokasi tersebut didasarkan pada data pengungkapan kasus narkotika yang signifikan di wilayah itu selama sebulan terakhir.

"Berdasarkan hasil pengungkapan kasus di sekitar Jalan Lambung Mangkurat Samarinda, kami mengungkap tiga kg sabu. Sedangkan dari Polresta Samarinda mengungkap tujuh kg sabu," tambahnya.

Ia menyebut total 10 kilogram sabu tersebut merupakan hasil pengungkapan selama satu bulan terakhir dari Oktober hingga November 2025.

Operasi pemulihan kampung narkoba ini mengerahkan personel gabungan dari BNNP Kaltim, BNN Samarinda, Ditresnarkoba Polda Kaltim, dan Satresnarkoba Polda Kaltim.

Turut serta pula OPM 0901, Denpom 6 Samarinda, KPP Bea Cukai Samarinda, Kesbangpol Linmas Provinsi Kaltim, Satpol PP Provinsi Kaltim, dan aparat Kelurahan Pelita.

Dalam razia tersebut, petugas mengamankan 43 orang untuk menjalani tes urine di tempat. "Hasil razia gabungan pada hari Kamis (6/11) diamankan 42 orang positif narkoba," tegas Tejo.

Tejo memastikan proses pengamanan berjalan lancar tanpa perlawanan karena petugas mengedepankan sifat humanis. "Kita bersifat humanis, jadi tidak ada perlawanan, dan masyarakat juga mau dengan kooperatif kita amankan ke BNNP," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa para pengguna yang terjaring tidak mengenal usia, mulai dari muda, dewasa, hingga tua. Bahkan, terdapat seorang penyandang disabilitas tuna rungu di antara mereka yang diamankan.

Saat ditanya mengenai temuan barang bukti, Tejo menyatakan tidak ada barang sitaan yang ditemukan pada 42 orang tersebut.

"Pengguna semua, iya, karena tidak ditemukan barang bukti," ucapnya.

Petugas mengenali para pengguna dari gelagat mencurigakan, seperti berkelompok dan terlihat sedang mengantri untuk membeli.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Serangan Houthi Meningkat, ...

Kesialan Persebaya atau Dewi Fortuna bagi PSM?

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Kesialan Persebaya atau Dew...
Olahraga
Mulai 2027, Aturan Pelacaka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.