Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanamkan Intergritas, KPK Telah Insersi Pendidikan Antikorupsi di 27.000 Instansi Pendidikan di Tanah Air

📅 Rabu, 05 Nov 2025, 13:20 WIB | Oleh:
Tanamkan Intergritas, KPK Telah Insersi Pendidikan Antikorupsi di 27.000 Instansi Pendidikan di Tanah Air Doc: antara foto
Ket. Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Dion Hardika Sumarto di Padang, Rabu (5/11).

PADANG - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI hingga saat ini telah melakukan insersi pendidikan antikorupsi di lebih dari 27.000 instansi pendidikan di Tanah Air sebagai upaya menanamkan karakter dan kesadaran atas integritas sejak dini.

"Kalau hanya mengandalkan penindakan, tanpa membangun fondasi dasar, maka akan sulit untuk mengubah perilaku," kata Pelaksana Harian (Plh) Direktur Pembinaan Peran Serta Masyarakat KPK RI Dion Hardika Sumarto di Padang, Rabu (5/11).

Dion mengatakan untuk tingkat perguruan tinggi, capaian sudah signifikan dengan 65 persen, diantaranya telah menerapkan kurikulum antikorupsi. Bahkan, lembaga antirasuah itu juga sudah melakukan kerjasama dengan enam kementerian lainnya yang turut diperkuat untuk memperluas jangkauan edukasi.

Secara umum, Dion mengatakan KPK selama ini menjalankan tiga strategi utama secara beriringan. Selain pendidikan antikorupsi, KPK juga melakukan pencegahan dan penindakan. Pencegahan tindak pidana korupsi pada dasarnya dilakukan dengan membangun sistem yang membuat orang tidak bisa melakukan korupsi.

"Dengan perbaikan sistem, tidak bisa melakukan korupsi. Meski ada niat, karena sistemnya baik dan terstruktur, maka orang akan sulit dan berpikir ulang untuk korupsi," jelas dia.

Terkait langkah penindakan yang tegas, Dion mengungkapkan KPK telah menangani 68 kasus korupsi pengadaan barang dan jasa yang merugikan keuangan negara sepanjang 2024 hingga kini.

"Jadi ini pentingnya KPK selalu mengawasi proses yang ada di instansi-instansi di Indonesia," ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Ekonomi
Digitalisasi ekonomi melalu...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.