Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BI NTT Kampanyekan Pembayaran Digital Lewat QRIStreet Festival bersama Takuju Market

📅 Senin, 03 Nov 2025, 05:33 WIB | Oleh:
BI NTT Kampanyekan Pembayaran Digital Lewat QRIStreet Festival bersama Takuju Market Doc: antara foto
Ket. QRIStreet Festival di Kota Kupang, NTT.

KUPANG - Bank Indonesia (BI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengampanyekan digitalisasi sistem pembayaran bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal melalui kolaborasi QRIStreet Festival bersama Takuju Market di Kota Kupang.

“Kolaborasi ini tercipta antara pihak Bank Indonesia dengan teman-teman komunitas lokal melalui program Takuju Market. Semua transaksi UMKM kita kampanyekan untuk menggunakan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran digital masa kini,” kata Event Director Takuju Market Andi Zulkifli di Kupang, Minggu (2/11).

Ia menyebut sebanyak 27 UMKM turut terlibat dalam Takuju Market Volume 4 tersebut, diantaranya lima UMKM binaan BI NTT.

Dalam kegiatan itu juga digelar event “Ketong Manise” sebagai ajang pemilihan Duta Rupiah BI NTT 2025 serta penguatan semangat Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah bagi generasi muda.

Selain itu, turut dihadirkan booth “History of Payment Systems” untuk memberikan edukasi kepada pengunjung mengenai perkembangan metode pembayaran dari masa ke masa.

“Kami mengajak masyarakat Kupang datang berbelanja, sekaligus mendapatkan edukasi terkait sistem pembayaran, penggunaan QRIS, dan terutama mendukung pelaku UMKM lokal,” ujar Andi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI NTT Adidoyo Prakoso mengatakan seluruh aktivitas transaksi dalam kegiatan tersebut diwajibkan menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai upaya peningkatan penerimaan pembayaran digital di Kota Kupang.

“Pada 2025, BI NTT juga mencatat penggunaan QRIS di Provinsi NTT terus mengalami pertumbuhan yang eksponensial,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampai dengan September 2025, transaksi QRIS di Provinsi NTT tercatat mencapai 32,7 juta transaksi atau tumbuh hingga 77 persen (yoy) dibanding periode yang sama di tahun 2024 yang mencapai 18,5 juta transaksi.

Dari sisi pengguna, tercatat sebanyak 321 ribu masyarakat NTT telah bertransaksi menggunakan QRIS atau tumbuh sebesar 5,10 persen (ytd) dibanding Desember 2024 yang tercatat sebanyak 305 ribu pengguna.

BI NTT, lanjut Adidoyo, berkomitmen untuk terus bersinergi meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya CBP serta mendorong pemanfaatan pembayaran non tunai untuk transaksi yang mudah, aman, dan efisien.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kendalian Inflasi, Bulog Le...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.