Pelaku Pembobolan Museum Louvre Mulai Disidang, Salah Satunya Wanita 38 Tahun

Minggu, 02 Nov 2025, 09:49 WIB

PARIS - Seorang wanita berusia 38 tahun, pelaku pencurian perhiasan senilai US$102 juta di Museum Louvre disidang pada hari Sabtu (1/11) saat otoritas Prancis terus mengungkap peristiwa pembobolan museum paling berani di negara itu.

Perempuan yang dilaporkan menangis saat mengonfirmasi identitas dan alamatnya di pinggiran utara La Courneuve, didakwa dengan tuduhan terlibat dalam pencurian terorganisir dan konspirasi kriminal. Sidang kemudian dilanjutkan secara tertutup atas permintaan jaksa.

Ket. Foto: Anggota keamanan swasta mengamati orang-orang yang mengantre di luar Museum Louvre, Kamis, 30 Oktober 2025 di Paris. — Sumber: AP

Polisi Prancis telah menahan tujuh tersangka pencurian siang bolong yang terjadi bulan lalu, ketika pencuri bersenjatakan peralatan listrik masuk ke dalam museum yang paling banyak dikunjungi di dunia, kemudian melarikan diri dalam waktu tujuh menit.

Dua Tersangka Utama 

Pihak berwenang mengatakan dua pria yang sebelumnya ditangkap didakwa dengan pencurian dan konspirasi setelah mengakui sebagian kejahatannya. Salah satunya, seorang warga negara Aljazair berusia 34 tahun, diidentifikasi melalui DNA yang ditemukan di skuter yan digunakan untuk melarikan diri. Sementara yang lainnya, seorang sopir taksi ilegal berusia 39 tahun dari Aubervilliers, ditangkap di dekat rumahnya.

Polisi mengatakan keduanya melakukan pembobolan, sementara rekan-rekannya menunggu di luar. Para tersangka dikenal oleh penegak hukum karena pernah melakukan pencurian sebelumnya.

Lima tersangka lainnya ditangkap minggu ini di dan sekitar Seine-Saint-Denis, meskipun satu orang dibebaskan tanpa dakwaan. Pengacara pembela Sofia Bougrine mengkritik luasnya cakupan penangkapan, menyebutnya sebagai "jaring apung" yang menjerat orang tanpa bukti yang jelas.

Barang Curian Belum Ditemukan

Penyelidik mengatakan perhiasan yang dicuri masih hilang, meskipun pencuri menjatuhkan mahkota bertabur berlian dan zamrud yang dulunya milik Permaisuri Eugenie, istri Napoleon III, saat mereka melarikan diri.

Barang lain yang hilang termasuk kalung zamrud dan berlian yang dihadiahkan Napoleon I kepada Permaisuri Marie-Louise, dan diadem milik Permaisuri Eugenie, yang bertahtakan hampir 2.000 berlian.

  • Pembobolan Museum Louvre

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.