Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ringankan Beban Masyarakat, Bantuan Beras dan MinyaKita Oktober-November Sasar 18,27 Penerima

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 13:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Ringankan Beban Masyarakat, Bantuan Beras dan MinyaKita Oktober-November Sasar 18,27 Penerima Doc: istimewa
Ket. Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog resmi memulai penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) Beras dan Minyakita untuk alokasi Oktober–November 2025

JAKARTA – Pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) bersama Perum Bulog resmi memulai penyaluran Bantuan Pangan (Banpang) Beras dan Minyakita untuk alokasi Oktober–November 2025. 

Kegiatan kick off wilayah Jakarta–Banten dilaksanakan di Gudang Perum Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (30/10) ditandai dengan penyerahan simbolis bantuan kepada sejumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP). Khusus untuk di wilayah DKI Jakarta, jumlah PBP mencapai 217.975 orang dengan total bantuan sebesar 4.359.500 kg beras dan 871.900 liter Minyakita. 

Pada waktu yang sama, penyaluran banpang juga resmi dimulai di Sorong, Papua Barat Daya. Di wilayah tersebut, Bulog Cabang Sorong menyalurkan bantuan kepada 43.935 PBP dengan total distribusi mencapai 878 ton beras dan 175 kiloliter Minyakita.

Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Alex Indra Lukman saat memantau penyaluran banpang di Sorong menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antar lembaga dalam pelaksanaan program. “Bantuan pangan ini merupakan kerja bersama yang membutuhkan sinergi dari semua pihak, baik pusat maupun daerah,” ujarnya.

Adapun program Banpang beras dan minyak goreng ini merupakan tindak lanjut penugasan resmi Bapanas kepada Perum Bulog melalui Surat Nomor 347/TS.03.03/K/2025, yang mengamanatkan distribusi beras dan Minyakita kepada masyarakat penerima di seluruh Indonesia.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Amran Sulaiman dalam kesempatan terpisah mengatakan bahwa program bantuan ini bukan hanya bentuk dukungan sosial, tetapi juga langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng ini bukan hanya sekadar bantuan, tapi menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjaga daya beli masyarakat, mengurangi beban rumah tangga, dan memastikan akses terhadap bahan pangan pokok, terutama beras dan minyak goreng,” ujar Amran.

Amran yang juga Menteri Pertanian menegaskan, langkah ini menjadi bagian penting dari strategi nasional dalam menjaga keseimbangan antara ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga. Pemerintah, melalui Bapanas dan Bulog, serta kementerian/lembaga terkait terus memperkuat sinergi lintas sektor agar upaya pengendalian pangan berjalan efektif dari hulu hingga hilir.

Secara nasional, program Banpang ini menargetkan 18,27 juta PBP, masing-masing menerima 20 kilogram beras dan 4 liter Minyakita selama periode alokasi tersebut. Penyaluran dilakukan secara serentak melalui jaringan distribusi Perum Bulog di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan (3TP).

Salah seorang penerima banpang yang ditemui Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Kamis (30/10), Ibu Sutarti, menyampaikan apresiasinya atas program ini. “Senang sekali. Harapannya ke depan kalau bisa saya sering dibantu, karena saya seorang janda punya anak 12. Terima kasih, Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.

Penerima banpang lainnya, Ibu Omah Sota, juga mengungkapkan hal serupa. “Terima kasih atas bantuan pangan ini. Dan terima kasih sama Bapak Presiden yang selama ini membantu kita. Mudah-mudahan lanjut, semoga pemerintahan aman-aman, gak ada yang kelaparan lagi,” katanya. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Bapanas Pastikan Stok Kedel...
Ekonomi
Harga Daging Sapi di Goront...
Daerah
Pemkot Bandung Siapkan Tekn...
Advertisement
Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

Banjir Bandang Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Putus Sementara.

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.