Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasad Jenderal Maruli Tembak Jatuh 'Pesawat Musuh' dengan Senjata Artileri Udara

📅 Jumat, 31 Okt 2025, 11:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasad Jenderal Maruli Tembak Jatuh 'Pesawat Musuh' dengan Senjata Artileri Udara Doc: TNI AD
Ket. Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal Maruli Simanjuntak menggunakan senjata berat artileri udara saat Latihan Menembak Senjata Berat Artileri Pertahanan Udara (Latbakjatrat Arhanud) Terintegrasi di Daerah Latihan Dislitbangad, Ambal, Kebumen, Jawa Tengah, Rabu (29/10/20

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menembak drone yang disimulasikan sebagai "pesawat musuh" dengan menggunakan senjata berat artileri pertahanan udara di Jawa Tengah.

Dalam keterangan resmi TNI AD yang dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (31/10), Maruli menjelaskan penembakan itu dilakukannya saat mengunjungi kegiatan Latihan Menembak Senjata Berat Artileri Pertahanan Udara (Latbakjatrat Arhanud) Terintegrasi yang digelar Pusat Kesenjataan Artileri Pertahanan Udara (Pussenarhanud) di Daerah Latihan Dislitbangad, Ambal, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah (29/10).

Tujuan Maruli meninjau langsung latihan untuk memastikan seluruh alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AD untuk pertahanan udara bisa bekerja dengan baik. Tidak hanya memastikan kualitas alutsista, Maruli juga ingin memastikan prajuritnya memiliki kemampuan yang baik dalam mengoperasikan alutsista tersebut.

"Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan tempur dan kesiapan pasukan dalam menghadapi berbagai ancaman di wilayah Indonesia serta menjaga kedaulatan negara. Kemampuan mengawaki Alutsista juga harus terus ditingkatkan melalui latihan yang berkesinambungan," kata Maruli

​​​​​​​Dengan adanya latihan ini, Maruli berharap seluruh prajuritnya dan alutsista yang ada selalu siap untuk ditugaskan di manapun demi menjaga kedaulatan negara.

Di akhir kunjungannya, Maruli menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar dan memberikan bantuan sosial serta pengobatan gratis.

Untuk diketahui, Latbakjatrat Arhanud Terintegrasi ini menjadi ajang uji kemampuan sistem senjata dan komando pengendalian Arhanud.

Latihan ini melibatkan berbagai jenis alutsista pertahanan udara seperti Rudal Mistral, Rudal Starstreak, serta Meriam kaliber 57 mm, 40 mm, 23 mm, dan 20 mm.

Dalam latihan ini, seluruh sistem diuji untuk menembak sasaran udara bergerak maupun sasaran darat yang statis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.