- Home
-
- Megapolitan
-
- Warga Keluhkan Rencana Ken...
Warga Keluhkan Rencana Kenaikan Tarif Transjakarta
Kamis, 30 Okt 2025, 01:10 WIBJAKARTA - Masyarakat mulai mengeluhkan rencana Pemprov Jakarta yang akan menaikkan tarif Transjakarta. Tarif saat ini adalah 3.500 rupiah sekali tap. Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo berencana menaikkan menjadi sekitar 5.000. Namun belakangan malah muncul angka 5.000 hingga 7.000.
âJangan naik dululah. Orang baru mau mulai senang menggunakan Transjakarta. Nanti kalau dinaikkan tarifnya, bisa-bisa orang jadi enggan lagi naik angkutan umum,â tutur pelanggan Transjakarta yang tinggal di Perum 2 Tangerang, Rani (30). Hal senada disampaikan rekan satu kompleknya, Tina (32). Menurutnya, kenaikan tarif boleh tapi ya maksimal 4.000. âGila aja kalau naik jadi 7.000,â tandasnya.
Dia usul kalau Jakarta keberatan memberi subsidi, ya dibicarakan dengan daerah penyangga. Siapa tahu bisa ada kerja sama subsidi. Warga Tangerang sangat banyak yang naik Transjakarta. Pemda tentu mestinya juga mau memberi subsidi, daripada menyediakan sendiri transportasi untuk warganya.
Kenaikan tarif ini belum diputuskan. Gubernur Pramono menjelaskan, akan memutuskan sesuai dengan kemampuan masyarakat. Pramono menyebut, masih mempertimbangkan besaran kenaikan tarif Transjakarta. Menurut Pramono, meskipun tarif saat ini masih berlaku, beban subsidi yang ditanggung Pemprov cukup besar. Pemerintah, katanya, harus menanggung subsidi hingga 9.700 per tiket. Kondisi ini kian terasa berat mengingat dana bagi hasil (DBH) dari pemerintah pusat dipangkas hingga 15 triliun.
âKami sedang memfinalkan angka kenaikan. Sebenarnya tarif lama pun, kami sudah memberikan subsidi per tiket 9.700. Kan terlalu berat kalau terus-menerus seperti itu. Apalagi DBH-nya dipotong,â kata Pramono.
Terlebih lagi, Pramono juga sempat mengeklaim bahwa sebagian besar tarif transportasi umum Jakarta paling murah dari daerah lainnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.