- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Turunkan Tarif untuk...
Trump Turunkan Tarif untuk Tiongkok, Xi Jinping Akhiri Pembatasan Tanah Jarang
Kamis, 30 Okt 2025, 15:35 WIBBUSAN - Presiden AS Donald Trump menyebut pertemuan dengan Presiden Tiongkok pada hari Kamis (30/10) sebagai "kesuksesan besar", setelah dua negara dengan ekonomi terbesar dunia tersebut sepakat untuk memangkas tarif terkait fentanil dan menjaga pasokan logam tanah jarang yang penting.
"Saya pikir ini adalah pertemuan yang luar biasa," kata Trump setelah pembicaraan di Busan, Korea Selatan, memuji Xi sebagai "pemimpin yang luar biasa dari negara yang sangat kuat" dan mengatakan ia akan mengunjungi Tiongkok pada bulan April.
Presiden mengatakan kepada para wartawan di atas Air Force One, AS akan menurunkan tarif terkait fentanil dari 20 persen menjadi 10 persen. Hal ini menurunkan total tarif gabungan terhadap Tiongkok dari 57 persen menjadi 47 persen.
Trump menambahkan bahwa kesepakatan tersebut mencakup pembelian "kedelai dan produk pertanian lainnya dalam jumlah besar" oleh Tiongkok, sebuah isu kunci bagi dukungan Trump di negara-negara pertanian dan titik pengaruh bagi Beijing.
Pemimpin AS itu mengatakan perundingan tersebut menghasilkan kesepakatan yang dapat diperpanjang selama satu tahun terkait pasokan tanah jarang penting dari Tiongkok, material yang esensial untuk komponen elektronik canggih di berbagai industri.
"Semua masalah tanah jarang telah diselesaikan, dan itu untuk dunia," kata Trump kepada para wartawan di Air Force One. "Tidak ada hambatan sama sekali terkait tanah jarang. Semoga hal itu akan hilang dari kosakata kita untuk sementara waktu."
Pada awal Oktober, Beijing telah mengumumkan kontrol tambahan atas ekspor tanah jarang, sebuah sektor di mana Tiongkok sangat dominan.
"Mengenai fentanil, kami sepakat bahwa ia akan bekerja sangat keras untuk menghentikan alirannya ... Saya mengenakan tarif 20 persen kepada Tiongkok karena masuknya fentanil ... dan berdasarkan pernyataannya hari ini, saya akan menguranginya sebesar 10 persen," kata Trump.
Pertemuan tersebut, yang pertama sejak 2019, menandai akhir dari perjalanan singkat Trump ke Asia, di mana ia juga memuji terobosan perdagangan dengan Korea Selatan, Jepang, dan negara-negara Asia Tenggara.
"Saya kira dari skala 0 sampai 10, dengan 10 sebagai yang terbaik, saya akan mengatakan pertemuan itu bernilai 12," kata Trump tentang pembicaraannya dengan Xi. "Saya rasa itu bernilai 12."
Kedua pemimpin tidak memberikan komentar publik segera setelah pembicaraan, yang berlangsung sekitar satu jam 40 menit.
- Pertemuan Trump-Xi Jinping
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: CNA, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Konflik Memanas, Kilang Minyak di Teheran Terbakar
-
SUV Berbentuk Misterius Muncul dalam Iring-iringan Pengawalan Trump di Beijing
-
17 Rute Transjakarta Terdampak Banjir Jakarta pada Minggu Pagi
-
Marak Aksi Balap Liar Saat Sahur, Polres Aceh Barat Gelar Patroli Subuh
-
Sembilan Kecamatan di Kota Tangerang Dilanda Banjir
-
TPG Sudah Cair, 1.500 Tenaga Pendidik Kabupaten Cianjur Kembalikan Tamsil
-
Gubernur Pramono Anung Tolak Negosiasi Jam Operasional Padel di Atas Jam 20.00 WIB
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.