Sembilan Kecamatan di Kota Tangerang Dilanda Banjir
Minggu, 08 Mar 2026, 14:08 WIBTANGERANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, telah menetapkan status siaga terkait potensi hujan lebat dan sangat lebat hingga esok pagi sesuai dengan peringatan dini yang disampaikan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kondisi itu menyusul adanya sembilan wilayah kecamatan yang terdampak banjir dengan ketinggian bervariasi mulai 50 centimeter hingga paling parah mencapai 1,5 meter.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar dihubungi pada Minggu (8/3) mengatakan pantauan Tinggi Muka Air (TMA) melalui CCTV untuk debit air kali atau sungai masih cenderung naik.
Selain itu dari pengamatan lapangan, masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat di Kota Tangerang dan sekitarnya pada pagi dan siang hari ini.
"Maka itu kita tetapkan status siaga untuk menjadi kewaspadaan bersama serta kesiapan dalam menghadapi potensi hujan lebat yang masih bisa terjadi," ujar Mahdiar.
Mahdiar mengatakan saat ini terdapat sembilan wilayah kecamatan yang terdampak banjir dengan ketinggian bervariasi mulai 50 centimeter hingga paling parah mencapai 1,5 meter.
Sejumlah warga yang terdampak telah mengungsi ke posko diantaranya RPH dan Mushola Petir Cipondoh, Masjid Maâarif Petir, dan GOR Total persada.
"Kita terus lakukan evakuasi warga terdampak ke posko pengungsian untuk keselamatan. Sedangkan petugas dari Dinas PUPR terus bekerja melakukan penanganan," ujarnya.
Anggun, warga Perumahan Taman Cibodas mengatakan hampir sebagian besar pemukiman warga terendam banjir dampak dari luapan kali sabi.
Bahkan kendaraan semua sudah tidak bisa melintasi jalan utama dan juga depan pemukiman sebab sudah terendam banjir. Beberapa waktu masih ada yang di rumah dan lainnya memilih melakukan evakuasi ke tempat lain.
"Ketinggian air sejak sahur sampai sekarang masih tinggi. Sekarang kondisinya masih gerimis dan warga terus bersiaga," kata Anggun.
- Terdampak Banjir
- Kota Tangerang
- Sembilan Kecamatan
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Pembangunan Jakarta Harus Perkuat Identitas
-
Anggaran Kesehatan DKI 2027 Turun, DPRD Minta Kaji Ulang
-
Jadi Pilar Pembangunan Ekonomi Daerah, BPD Minta Posisi yang Setara Dalam Berbagai Program dan Transaksi Pemerintah
-
Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya
-
Candi Prambanan Bakal Direstorasi Total, Batu Asli Tersisa 10-30 Persen Jadi Tantangan
-
Unand Kembangkan Kopi Parak di Pasaman, Potensi Kopi Lokal Mulai Digenjot
-
Komnas HAM Mau Usut Kasus Penyerangan Kantor PDI Tahun 1996? Megawati Saat Presiden pun Diam Saja
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.