Polres Karawang Tanam Jagung Hibrida di Lahan Bekas Pabrik PT. Timor
Kamis, 30 Okt 2025, 16:08 WIBKARAWANG - Polres Karawang melakukan kegiatan penanaman jagung hibrida di atas lahan seluas 12,5 hektare bekas PT Timor Putra Nasional di Desa Kamojing, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar), untuk mendukung kebijakan ketahanan pangan nasional.
Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah usai memimpin penanaman jagung hibrida di Karawang, Kamis (30/10), mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap ketahanan pangan nasional.
âPolres Karawang berkomitmen untuk turut serta mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan dan swasembada pangan. Melalui kegiatan penanaman jagung ini, kami berharap dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi contoh kolaborasi antara aparat, pemerintah, dan petani,â katanya.
Melalui kegiatan itu, ia mengharapkan dapat mendorong semangat kemandirian pangan masyarakat Karawang serta menjadi langkah nyata Polres Karawang dalam mendukung pembangunan sektor pertanian menuju Swasembada Pangan 2025.
Adapun penanaman jagung secara simbolis dilakukan di empat lokasi, dengan total luas lahan 12,5 hektare, tersebar di Desa Kamojing, Kalihurip dan Desa Cikampek Pusaka.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah didampingi Wakapolres Karawang Kompol Rizky Adi Saputro serta sejumlah pejabat utama Polres Karawang dan unsur Muspika Kecamatan Cikampek.
Turut hadir pula Ketua Gapoktan Harapan Maju Riki, perwakilan dari PT Timor Putra Nasional, serta UPTD Pertanian Kecamatan Cikampek Ramdhani, perwakilan Danramil Cikampek, Camat Cikampek, Kapolsek Cikampek AKP Aji Setiaji serta para kepala desa dan kelompok tani setempat.
Jagung hibrida merupakan jagung hasil persilangan dari dua atau lebih varietas yang memiliki sifat unggul. Sehingga menghasilkan tanaman jagung yang lebih produktif dan seragam.
Keunggulan utama jagung jenis itu adalah kapasitas produksi yang lebih tinggi, ketahanan terhadap hama dan penyakit, serta kualitas biji yang lebih baik.
Sementara itu, Polres Serang memuncaki peringkat serapan jagung pipil kering (JPK) ke Bulog di antara jajaran Polda Banten lainnya dengan total serapan dari kelompok tani (Poktan) binaan mencapai 112,170 ton hingga Oktober 2025.
Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, di Serang, Rabu, mengatakan capaian ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional yang digalakkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
âCapaian 112,170 ton tersebut merupakan total akumulasi serapan per 28 Oktober 2025. Dan ini menempatkan Polres Serang di peringkat pertama serapan hasil panen ke Bulog dari jajaran Polda Banten,â tegasnya.
Berdasarkan data yang ada Polres Serang memimpin dengan 112,170 ton. Posisi tersebut disusul oleh Polres Serang Kota 22,592 ton, Polres Cilegon 12,369 ton, Polres Lebak 10,900 ton, Polres Pandeglang 8,869 ton, dan Polres Tangerang 2,100 ton.
Ia menjelaskan bahwa, angka serapan di wilayahnya masih berpotensi bertambah, karena data tersebut belum termasuk hasil panen dari wilayah Kecamatan Tirtayasa yang masih dalam proses. âKhusus sepanjang bulan Oktober 2025, total serapan jagung dari gabungan wilayah Kecamatan Pontang, Tanara, Carenang, dan Cikeusal mencapai 53,120 ton," katanya.
- Polres Karawang
- ketahanan pangan nasional
- Tanam Jagung
Redaktur: Sriyono
Penulis: Sriyono
Berita Terkait:
-
Minggu, Layanan SIM Keliling Hanya Ada di Dua Lokasi
-
Program Mudik Gratis MyPertamina 2026, Pertamina Lepas 125 Pemudik di Makassar
-
Antisipasi Lonjakan Harga Minyak, AS-Tiongkok Koordinasi Keamanan Jalur Energi Global
-
Dishub: Puncak Arus Balik Nagreg Diprediksi Terjadi Hari Ini
-
Bank Muamalat, BMM dan Masjid Istiqlal Santuni 2.026 Anak Yatim
-
Polres Karawang Temukan Penyimpangan Solar Subsidi saat Patroli Parkir
-
Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Indonesia Timur: Ini Progres Pembangunan Bendungan Manikin di Kupang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.