Di KTT CEO APEC, RM BTS Analogikan K-pop dengan Bibimbap
Kamis, 30 Okt 2025, 10:46 WIBSEOUL â RM dari grup BTS menjadi artis K-pop pertama yang menyampaikan pidato utama di KTT CEO APEC. Ia menyamakan daya tarik global genre ini dengan "bibimbap", hidangan nasi campur Korea yang memadukan beragam bahan menjadi satu kesatuan yang harmonis.
Yonhap melaporkan, RM BTS saat berbicara di Pusat Seni Gyeongju di kota Gyeongju di tenggara Korea tentang "industri budaya dan kreatif di kawasan APEC dan kekuatan lunak budaya Korea" mengatakan bahwa kekuatan K-pop terletak pada kemampuannya melintasi batas dan menghubungkan orang-orang melalui emosi bersama.
"Saya ingin membandingkan musik K-pop dengan bibimbap," kata RM. "Anda mengambil nasi, menambahkan sayuran, daging, dan bumbu, lalu mencampurnya -- itulah kuncinya. K-pop kurang lebih sama. K-pop mengambil estetika dan emosi unik Korea, tetapi tidak menghilangkan unsur-unsur musik Barat seperti hip-hop, R&B, atau EDM. Semua unsur ini tetap mempertahankan identitasnya, tetapi ketika dipadukan, mereka menciptakan sesuatu yang baru, segar, dan menyenangkan."
Ia menggambarkan K-pop sebagai "paket lengkap 360 derajat yang terdiri dari musik, tari, pertunjukan, penceritaan, visual, dan bahkan media social."
Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan K-pop "tidak terjadi karena satu budaya lebih baik, melainkan karena budaya tersebut menghormati keberagaman dan merangkul budaya lain sambil tetap mempertahankan identitas Korea."
RM mengenang perjuangan awal BTS satu dekade lalu, ketika upaya mendapatkan media arus utama untuk musik asing di dunia berbahasa Inggris dianggap sebagai "eksperimen".
"Kami mencoba tampil di TV untuk menunjukkan musik kami kepada dunia, tetapi pintunya tertutup," katanya. "Ketika kami mengaku sebagai artis dari Korea, orang-orang bertanya, 'Apakah Anda dari Korea Utara atau Selatan?' atau bahkan, 'Di mana letak Korea?'"
Ia memuji basis penggemar grup BTS yang dikenal sebagai ARMY, karena telah meruntuhkan batasan-batasan tersebut.
"Kekuatan yang meruntuhkan tembok-tembok itu adalah ARMY," katanya. "Mereka menggunakan musik kami sebagai media untuk percakapan lintas batas. Mereka memberi saya suara yang terdengar di Billboard Music Awards, Grammy, PBB, Gedung Putih -- dan sekarang, di sini, di APEC."
RM menyebut fandom sebagai "komunitas baru yang dibentuk oleh kekuatan murni solidaritas dan toleransi budaya," dan mengatakan bahwa fandom terus menginspirasinya.
"Budaya itu seperti sungai," tambahnya. "Ia mengalir bebas, terkadang menyatu dalam harmoni untuk menciptakan sesuatu yang baru. Saya berharap aliran budaya kreatif ini terus berlanjut di seluruh dunia."
KTT APEC CEO tahun ini, forum sektor swasta terbesar yang terhubung dengan blok APEC yang beranggotakan 21 negara, dibuka pada hari Selasa selama tiga hari dengan tema "Beyond, Business, Bridge."
Di depan para pemimpin bisnis global yang hadir, RM mengimbau dukungan yang lebih besar bagi komunitas kreatif.
"Mohon bantu mereka -- beri mereka dana untuk mengembangkan kreativitas mereka," ujarnya. "Budaya dan seni adalah kekuatan dahsyat yang menggerakkan hati -- keduanya adalah pembawa pesan tercepat yang membawa keberagaman."
- Kpop
- RM BTS
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Razia, 11 Unit Angkot Digembok di Joyoboyo Surabaya
-
Harga Emas UBS, Antam, dan Galeri24 di Pegadaian Minggu Pagi Masih Stabil
-
Menkeu Purbaya: Pertamina untuk Sementara Tanggung Selisih BBM Nonsubsidi sehingga Harga Tak Naik
-
10 Tahun Bersama, Mark NCT Umumkan Keluar dari Grup dan SM Entertainment
-
T.O.P Eks BIGBANG Comeback dengan Album Solo Perdana "Another Dimension"
-
Blunder! G-Dragon Pakai Kaus Bertuliskan Hinaan Rasis Saat Konser di Makau, Agensi Minta Maaf
-
Lisa Blackpink Jadi Artis K-pop Pertama yang Gelar Pertunjukan Tetap di Las Vegas
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.