PSG Catat Rekor Pendapatan Usai Raih Gelar Liga Champions Pertama

Rabu, 29 Okt 2025, 07:06 WIB

PARIS, PRANCIS - Paris Saint-Germain (PSG) mencatat rekor pendapatan tertinggi dalam sejarah klub dengan total 837 juta euro (sekitar 15,5 triliun rupiah) pada musim 2024/25, tahun saat mereka akhirnya menjuarai Liga Champions untuk pertama kalinya.

Dalam laporan keuangan tahunan yang dirilis Selasa (28/10) waktu setempat, klub milik Qatar Sports Investments (QSI) itu menyebut musim lalu sebagai “musim bersejarah, baik di lapangan maupun secara ekonomi.”

Ket. Foto: Paris Saint-Germain, juara Liga Champions musim 2024-2025. — Sumber: AFP

Pendapatan tersebut naik tipis dibanding musim sebelumnya (806 juta euro) dan menempatkan PSG di antara tiga klub terkaya dunia versi Deloitte Football Money League musim 2023-24, di bawah Real Madrid dan Manchester City. Pendapatan City saat itu tercatat 837,8 juta euro, hanya sedikit di atas angka PSG musim ini.

Sejak diakuisisi QSI pada tahun 2011, PSG telah mengalami lonjakan nilai dan reputasi luar biasa. Saat itu, pendapatan klub hanya 99 juta euro. “Capaian ini menunjukkan kedewasaan proyek kami sejak kehadiran QSI serta menegaskan kekuatan model ekonomi PSG yang kini menjadi salah satu yang paling sukses di dunia,” tulis klub dalam pernyataannya.

Dari total 837 juta euro tersebut, pendapatan komersial menyumbang porsi terbesar sebesar 367 juta euro, sementara pendapatan hari pertandingan, termasuk penjualan tiket dan layanan hospitality, mencapai 175 juta euro.

Selain sukses finansial, PSG juga berhasil menurunkan beban gaji secara signifikan setelah kepergian tiga bintang besar: Kylian Mbappé, Neymar, dan Lionel Messi pada 2023–2024. Klub mencatat, rasio belanja gaji terhadap total pendapatan kini turun drastis dari 111 persen menjadi di bawah 65 persen.

Namun, di balik keberhasilan itu, PSG mengakui masih menghadapi hambatan struktural yang menghalangi potensi pertumbuhan lebih lanjut, terutama karena kapasitas stadion mereka yang relatif kecil dan situasi finansial sepak bola Prancis yang tidak stabil.

Meski meraup hadiah besar dari kemenangan di Liga Champions dan penampilan di final Piala Dunia Antarklub, pendapatan siaran domestik Ligue 1 menurun tajam setelah kegagalan kontrak hak siar dalam negeri.

Untuk itu, PSG kini tengah meninjau opsi memperluas pendapatan hari pertandingan, termasuk kemungkinan pindah dari stadion legendaris Parc des Princes yang berkapasitas 48.000 penonton. Klub merasa tertinggal dibanding para rival besar Eropa seperti Real Madrid, Bayern Munich, Liverpool, dan Arsenal yang bermain di stadion berkapasitas lebih besar. Barcelona pun segera kembali ke Camp Nou yang tengah direnovasi dan akan menampung hingga 105.000 penonton.

“Kami mampu bersaing dengan klub-klub terbesar Eropa meski bermain di stadion yang lebih kecil. Tapi untuk terus berkembang, kami harus berinovasi,” tulis pernyataan resmi klub.

PSG kini mempertimbangkan dua lokasi di pinggiran Paris untuk markas baru: satu di Massy (selatan kota) dan satu lagi di Poissy (barat laut), lokasi tempat pusat latihan baru mereka berdiri.

Dengan rekor pendapatan dan trofi Liga Champions pertama dalam sejarah, PSG menandai era baru dalam proyek besar sepak bola Qatar, era yang tidak hanya menuntut kemenangan di lapangan, tetapi juga keberlanjutan ekonomi di level elit Eropa..

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

Berita Terbaru

Uji Coba Lawan Persita Jadi Pelajaran Berharga, PSS Sleman Siap Berbenah!

Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219

Bikin Kaget! Kenapa Bupati Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang Saat HUT ke-81 RI?

Shayne Pattynama Kembali ke Persija Jakarta, Begini Reaksi Bahagianya

Tak Tinggal Diam, TNI AU Gerak Cepat! 13 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!

Duka Gempa NTT Sampai ke Amerika, Kedubes AS Sampaikan Belasungkawa

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.