Pasar Besar, Potensi Raksasa: Saatnya ASEAN Pimpin Ekosistem Inovasi Digital

Rabu, 29 Okt 2025, 00:00 WIB

JAKARTA – Asean memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi digital dunia, mengingat besarnya pasar dan kontribusi signifikan kawasan terhadap perekonomian global. Dengan jumlah penduduk yang mencapai ratusan juta dan penetrasi teknologi yang terus meningkat, Asia Tenggara dinilai mampu menjadi motor pertumbuhan ekonomi digital.

Karenanya, DPR RI mendorong penguatan kerja sama antarnegara Asean dalam pengembangan infrastruktur digital, harmonisasi regulasi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia agar kawasan ini tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tetapi juga produsen inovasi.

Ket. Foto: Kerja Sama Multilateral - Asean Harus Jadi Pusat Inovasi Digital — Sumber: istimewa

Dalam diskusi bertajuk KTT ASEAN Malaysia 2025: Momentum Konsolidasi Peran Indonesia sebagai Poros Kekuatan Asia Tenggara di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (28/10), Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Ravindra Airlangga menegaskan kawasan Asean memiliki peran strategis dalam perekonomian global. Sekaligus, menjadi pusat inovasi dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik.

Menurut Ravindra, Asean dengan populasi mencapai 692 juta jiwa menyumbang 7,3 persen terhadap pertumbuhan ekonomi dunia, dan dalam satu dekade terakhir, nilai ekonomi kawasan telah melampaui 4 triliun dolar AS, menjadikannya ekonomi keempat terbesar di dunia. "Faktor seperti digitalisasi, integrasi ekonomi, dan bonus demografi menjadikan ASEAN bukan hanya pasar besar, melainkan juga pusat inovasi dan investasi di kawasan Indo-Pasifik,” ujar politikus dari Fraksi Partai Golkar ini.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.