Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Pasuruan Perkuat PAD lewat Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah

📅 Selasa, 28 Okt 2025, 07:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Pasuruan Perkuat PAD lewat Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah Doc: ANTARA
Ket. Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo (berdiri) saat mengikuti rapat paripurna terkait penguatan PAD bersama anggota dewan di gedung DPRD Pasuruan, Jawa Timur, Senin (27/10/2025).

PASURUAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) pada 2026 lewat inovasi dan pengawasan ketat dalam pelayanan pajak dan retribusi daerah.

Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, menyatakan pihaknya akan mempercepat proses digitalisasi pelayanan pajak dan retribusi daerah guna meningkatkan efisiensi dan transparansi.

"Kami juga akan menerapkan integrasi dan pemutakhiran data potensi pajak daerah dengan memanfaatkan sistem informasi terpusat," kata Rusdi di Pasuruan, Senin (27/10).

Menurutnya, pendekatan teknologi berbasis data dapat membantu pemkab dalam mengenali sektor-sektor potensial yang selama ini belum terlaksana dengan maksimal.

Ia menegaskan pentingnya memperkuat koordinasi lintas sektor serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pemungutan pajak.

Ia menuturkan penguatan koordinasi lintas sektor akan mempermudah pelaksanaan tugas antarperangkat daerah sehingga berjalan lebih efektif dan sinergis.

Ia menilai, langkah tersebut tidak hanya soal meningkatkan angka pendapatan tetapi juga memastikan bahwa pemungutan pajak dan retribusi daerah dilakukan secara adil, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

Terkait penurunan dana transfer ke daerah (TKD), Rusdi menyebutkan Pemkab Pasuruan akan lebih selektif dalam pengelolaan anggaran seperti belanja wajib dan pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, serta kewajiban terhadap pihak ketiga yang akan menjadi prioritas utama.

Rusdi menambahkan, seluruh proses tersebut merupakan jawaban pemkab atas menurunnya TKD demi mengoptimalkan neraca keuangan.

"Kami tetap menjaga agar pelayanan dasar kepada masyarakat tidak terganggu. Prinsip efisiensi akan kami terapkan tanpa mengorbankan kebutuhan publik," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Ekonomi
AirNav Indonesia Perkuat Ko...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.