Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Libatkan 9 Negara, Makex Robotic Competition 2025 Digelar di Bali, Tampilkan Kecanggihan Teknologi

📅 Senin, 27 Okt 2025, 19:08 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Libatkan 9 Negara, Makex Robotic Competition 2025 Digelar di Bali, Tampilkan Kecanggihan Teknologi Doc: istimewa
Ket. Erwin Octavia selaku CEO PT. Joindo Eka Handal - Founder MAKEX Indonesia (tengah)

JAKARTA-Kompetisi robot internasional, Makex Robotic Competition 2025 digelar di Nusa Dua Bali pada 23 Oktober lalu. Ajang bergengsi yang melibatkan banyak negara digelar ini menampilkan inovasi teknologi.

Erwin Octavia selaku CEO PT. Joindo Eka Handal - Founder MAKEX Indonesia menerangkan, ini merupakan tahun ke 8 penyelenggaraan di Indonesia dan tahun ini lebih istimewa. "Lebih spesial akarena kita dipercaya menjadi tuan rumah bagi internasional event yang dihadiri dari 8 negara lainnya Mexico, India, Lebanon , Korea Selatan, Thailand, Filiphina Malaysia, dan Uni Emirat Arab (UAE),"ungkapnya Senin (27/10)

Indonesia terang Erwin bersama 8 Negara lainnya akan memperebutkan tiket menuju tingkat World Championship yang akan diselenggarakan di China Januari 2026 nanti.

Adapun tim dari Indonesia dihadiri dari berbagai kota di Indonesia dan perwakilan dari beberapa sekolah (Bina Bangsa School, Bina Tunas Bangsa, S Academy, Highscope School Indonesia, Jakarta Nanyang School, Ipeka, National High Jakarta School, Surabaya Grammar School, Bright Kiddie School) yang telah memenangkan tahap elimininasi dari berbagai distrik yang sebelumnya diselenggarakan.

"Partisipan kali ini berjumlah 400 peserta yang merupakan talenta terbaik dari setiap negara yang berusia mulai dari 6 tahun sampai 15 tahun," sebut Erwin

Ajang bergensi ini menyiapkan sejumlah kategori, di antaranya kategori pertandingan meliputi Spark (rancang bangun), Inspire (mobile transporter), Starter (missions mobile) dan Explore (battle)

Dia menegaskan, selama 8 tahun penyelenggaraan, MAKEX telah menunjukkan perkembangan siswa yang teruji dari segi kemampuan coding dan kemampuan mental mereka terutama dari sisi adaptif dan resilience mereka menjadi pribadi yang lebih mandiri dan siap bangkit dari kegagalan.

Dalam ajang ini, peserta diuji kemampuannya dalam merancang, memprogram dan mengoperasikan robot untuk menyelesaikan misi-misi yang menuntut logika, kreativitas serta kerja sama tim, dan terbagi dalam beberapa kategori berdasarkan tingkat usia dan kemampuan teknis.

Misalnya, tugas robotik menyusun balok hingga melakukan navigasi otomatis. Setiap robot dinilai berdasarkan kreativitas desain, efisiensi gerak, dan kemampuan menyelesaikan tugas yang diberikan juri.

Selain dari sekolah, peserta dari Indonesia juga berasal dari komunitas robotika. Untuk meramaikan kompetisi ini juga digelar sesi pameran teknologi agar peserta dan pengunjung dapat melihat langsung inovasi di dunia robotika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.