Wali Kota Pangkalpinang Canangkan Program Kota Bersih, Tangani Masalah Sampah dan Lingkungan
Minggu, 26 Okt 2025, 12:25 WIBWali Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Saparudin berencana mencanangkan kota bersih, sebagai langkah menanggulangi sampah dan penyakit berbasis lingkungan di ibukota provinsi itu.
"Dalam Waktu dekat ini, kita mencanangkan Pangkalpinang sebagai kota bersih," kata Saparudin di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan dalam mewujudkan Pangkalpinang kota bersih, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah mengintensifkan "Program Jumat Bersih" atau kegiatan gotong royong seluruh aparatur sipil negara, pegawai swasta dan masyarakat membersihkan lingkungan di daerah ini.
"Setiap Jumat semua ASN di pemerintah kota, lembaga dan kementerian di Kota Pangkalpinang melakukan kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan perkantorannya masing-masing," ujarnya.
Selain itu, seluruh pegawai BUMN, BUMD, swasta dan masyarakat juga ikut melakukan Jumat Bersih di lingkungannya masing-masing, agar Kota Pangkalpinang ini bebas sampah.
"Kita lebih mengintensifkan Jumat Bersih ini, agar daerah ini bebas dari sampah-sampah yang dapat memicu berbagai penyakit dan bencana alam selama musim hujan ini," katanya.
Menurut dia kegiatan Jumat Bersih ini diawali olah raga bersama, gotong royong dan diakhiri dengan pemeriksaan Kesehatan gratis untuk mendukung program pemerintah pusat untuk meningkatkan kualitas Kesehatan masyarakat.
"Pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan Program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan ini terus digencarkan, agar daerah ini menjadi bersih dan masyarakatnya menjadi sehat."
Pangkalpinang keruk sungai cegah banjir
Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan pengerukan sungai yang mengalami pendangkalan guna mencegah banjir selama musim hujan di daerah itu.
"Kita sudah mulai mengeruk sungai di belakang Pasar Pembangunan Pangkalpinang yang sudah mengalami pendangkalan," kata Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Pangkalpinang, Minggu.
Ia mengatakan potensi banjir selama musim hujan ini cukup tinggi, karena sungai-sungai di Kota Pangkalpinang ini sudah mengalami pendangkalan akibat lumpur dan sampah sehingga perlu pendalaman alur sungai, drainase dan selokan di daerah ini.
"Saat ini curah hujan sudah tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah untuk menimalisasi banjir," ujarnya.
Ia mengimbau masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah di sungai dan saluran air di lingkungannya.
"Kemarin saya sudah meninjau langsung pengerukan sungai di belakang pasar yang sudah tertimbun tanah, lumpur dan sampah," katanya.
Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Pangkalpinang Slamet Supriyadi mengingatkan pemerintah daerah untuk mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan.
"Memasuki musim hujan ini, potensi bencana hidrometeorologi yang disebabkan faktor cuaca dan iklim seperti hujan ekstrem, angin kencang dan lainnya cukup tinggi, sehingga diperlukan langkah-langkah dalam mengantisipasi bencana alam tersebut," katanya.
- Pangkal pinang
Redaktur: Yebdi Trismar
Penulis: Tim Koran Jakarta
Berita Terkait:
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.