Cara Seru Belajar Perawatan Kulit, Pigeon Teens Hadirkan Edukasi Sunscreen Lewat Game Roblox
Sabtu, 25 Okt 2025, 23:50 WIBJAKARTA â Kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan kulit kini tidak hanya menjadi perhatian orang dewasa, tetapi juga remaja. Kemudahan akses informasi dan pesatnya perkembangan media sosial membuat remaja semakin memahami berbagai masalah kulit serta tren perawatan wajah.
Menurut dr. Susie Rendra, SpKK, FINSDV, FAADV, dokter spesialis kulit dan kelamin, memilih produk perawatan kulit (skin care) yang tepat untu remaja, khususnya sunscreen sangat penting. Selama masa pubertas, remaja mengalami berbagai perubahan hormon, dan hal ini berpengaruh pada kulit.
Di masa ini, mereka mulai memahami bahwa kulit mereka perlu dijaga, namun belum sepenuhnya paham tentang produk dan kandungan seperti apa yang tidak membahayakan mereka. Remaja terpapar oleh banyak saran atau tren perawatan kulit yang belum tentu benar di media sosial.
âKarena itu, kita perlu membimbing remaja agar memperoleh informasi yang tepercaya serta menggunakan produk yang benar-benar bermanfaat bagi kulit mereka,â jelas dr. Susie melalui siaran pers pekan lalu.
Adanya perubahan hormon ini membuat membuat kulit remaja cenderung lebih berminyak, terutama di area T-zone (area dahi, hidung, dan dagu). Penting bagi remaja untuk memahami bahwa perubahan tersebut adalah hal yang normal dan bersifat sementara, sehingga mereka tidak perlu perawatan yang berlebihan, apalagi melampaui usianya.
dr. Susie menjelaskan, sSunscreen adalah produk perawatan kulit yang wajib digunakan untuk melindungi kulit dari bahaya sinar matahari. Saat memilih sunscreen atau skincare apapun, remaja sebaiknya menggunakan produk yang non-comedogenic atau tidak menyumbat pori, dengan tekstur ringan seperti lotion atau gel, karena lebih sesuai dengan kondisi kulit khususnya yang mulai berjerawat,â katanya.
Selain itu, perlu ditekankan juga bahwa sunscreen bukan merupakan produk perempuan, namun sangat diperlukan pula oleh laki-laki terutama yang sering beraktivitas diluar ruangan. Tidak memakai sunscreen dapat menyebabkan kulit kemerahan, terbakar (sunburn), gatal atau iritasi, yang merupakan tanda awal kerusakan sel kulit.
âDalam jangka panjang, paparan berulang tanpa sunscreen dapat mempercepat proses penuaan kulit, menimbulkan hiperpigmentasi atau noda hitam permanen, serta merusak kolagen dan DNA sel kulit 1. Dan jika hal ini terus dibiarkan juga akan meningkatkan risikokanker kulit di masa dewasanya,â ujarnya.
Kerusakan akibat sinar matahari bersifat kumulatif, dimana dampaknya mungkin tidak langsung terlihat saat remaja, namun akan muncul beberapa tahun kemudian. Oleh karena itu, penggunaan sunscreen sejak dini menjadi langkah penting untuk mencegah semua risiko tersebut.
Edukasi dengan Game
General Manager Pigeon Teens, Candra Kurnia mengatakan, industri perawatan kult (skincare) yang terus berkembang pun turut memperkuat ekosistem tersebut. Hal ini menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup mulai dari orang dewasa hingga remaja.
Namun sayangnya sejauh ini edukasi seputar kondisi kulit remaja masih terbilang terbatas. Akibatnya, banyak remaja yang menggunakan produk skincare untuk orang dewasa, padahal kebutuhan kulit mereka berbeda.
Berangkat dari fakta tersebut, Pigeon Teens, sebagai merek skincare dan makeup yang diformulasikan khusus untuk remaja, menghadirkan cara unik dalam mengedukasi pentingnya menggunakan produk sesuai usia. Strategi yang dilakukan dengan menggandeng Nusantara Expedition Studio meluncurkan map âMount Bromoâ di platform permainan Roblox.
âKami berkomitmen memastikan produk kami dikembangkan khusus untuk kebutuhan kulit remaja, yaitu produk yang ringan, mudah menyerap, dan diformulasikan agar tidak menyumbat pori (non-comedogenic), sehingga cocok untuk kulit yang cenderung berminyak dan rentan berjerawat selama para remaja melewati masa pubertas,â kata General Manager Pigeon Teens, Candra Kurnia, melalui keterangannya pekan lalu.
âKami sadar bahwa tren skin care kini semakin menjamur dan kami mau berperan aktif untuk memberi edukasi yang menyeluruh. Para remaja harus paham bahwa penggunaan bahan aktif yang terlalu kuat dan tidak sesuai usia justru bisa merusak skin barrier dan menimbulkan iritasi, bahkan punya efek jangka panjang yang sulit diperbaiki,â imbuhnya.
Menurut Candra, pemilihan permainan Roblox sebagai sarana edukasi merupakan inovasi dari Pigeon Teens untuk menjangkau remaja. Dalam permainan ini, Pigeon Teens Everyday Sunscreen SPF 35/PA+++ menjadi highlight utama.
Melalui pengalaman bermain interaktif, remaja diajak memahami pentingnya penggunaan produk sunscreen sesuai umur untuk menjaga kesehatan kulit mereka. Map Mount Bromo di Roblox ini diluncurkan pada 18 Oktober 2025, di mana Pigeon Teens menggelar Turnamen Roblox Mount Bromo yang diikuti oleh ratusan peserta dengan total hadiah senilai 10 juta rupiah,â jelas Candra Kurnia.
Dalam turnamen ini, tambahnya, para pemain mengikuti petualangan mendaki Gunung Bromo sambil mempelajari pentingnya sunscreen di booth Pigeon Teens, menjawab kuis edukatif seputar perlindungan kulit di beberapa rintangan dalam permainan, serta melakukan reapply sunscreen secara virtual untuk melindungi avatar mereka dari âkulit terbakar.â
âSetelah sampai di puncak, terdapat panggung Pigeon Teens yang berisi aktivitas tanya jawab berhadiah. Lewat turnamen ini, diharapkan remaja tidak hanya bermain, tetapi juga belajar tentang perawatan kulit serta mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari,â tuturnya.
Candra mengungkapkan, melalui kolaborasi inovatif lewat permainan Roblox ini, Pigeon Teens menunjukkan bahwa edukasi skincare dapat disampaikan dengan cara yang menyenangkan dan relevan bagi generasi muda. Pigeon Teens Everyday Sunscreen SPF 35/PA+++ dibuat dengan formula khusus untuk kebutuhan kulit remaja.
âTeksturnya ringan, mudah diaplikasikan, dan tidak lengket di kulit sehingga nyaman digunakan setiap hari. Sunscreen ini juga tahan air, sehingga tetap memberikan perlindungan optimal saat beraktivitas di luar ruangan seperti berenang atau berolahraga,â jelasnya.
Dengan real SPF 35/PA+++ lanjut Candra, produk ini memberikan perlindungan efektif terhadap sinar UVA dan UVB sesuai dengan takaran yang ideal bagi kulit remaja. Sebagai physical sunscreen, Pigeon Teens menggunakan bahan tabir surya mineral yang lembut dan aman untuk kulit sensitif, tanpa menimbulkan efek whitecast, sehingga kulit tetap tampak sehat alami.â
âPigeon Teens berkomitmen untuk terus memberi edukasi yang memadukan tren digital dengan pesan kesehatan kulit. Melalui berbagai inisiatifnya, Pigeon Teens ingin menjangkau lebih banyak remaja Indonesia agar lebih sadar dalam memilih produk perawatan kulit yang aman, ringan, dan sesuai dengan kebutuhan mereka,â tambahnya.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Dorong Ekonomi Lokal, Warga Rokan Hilir Dilatih Sulap Minyak Jelantah Jadi Lilin dan Sabun
-
OJK Terbitkan Aturan Baru untuk Perkuat Daya Saing Perbankan Syariah
-
Pemerintah Kabupaten Lebak Imbau Petani Maksimalkan Pompa Bantuan Kementan
-
Cuan Kopi Indonesia Mengalir di Bangkok, Potensi Transaksi Capai Rp66 Miliar
-
BMKG Imbau Waspada Potensi Hujan Petir di Sejumlah Kota pada Senin
-
Legenda Tokusatsu 'Space Sheriff Gavan', Kenji Ohba, Meninggal Dunia pada Usia 71 Tahun
-
336 Gempa Tektonik Terjadi di Sulut Sepanjang Maret 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.