Tebu Masa Depan Petani Lampung, Program Kemitraan SGC Buka Jalan Menuju Kesejahteraan
Kamis, 23 Okt 2025, 10:14 WIBJAKARTA - Masa depan baru tumbuh di lahan-lahan pertanian Lampung. Melalui Program Kemitraan Tebu, Sugar Group Companies (SGC) semakin aktif menyosialisasikan peluang kerja sama yang menjanjikan bagi petani lokal. Kali ini, sosialisasi digelar di Kampung Gedungbandar Rahayu, Kecamatan Gedungmeneng, Kabupaten Tulangbawang, pada Rabu (22/10/2025), menjadikannya titik ke-11 dari rangkaian kegiatan SGC di seluruh Lampung.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Camat Gedungmeneng Andi Irawan, Kepala Kampung Bandargedung Rahayu Robet Mahardika, Kepala Kampung Gedungtapa Ilir Yudi Saputra, serta jajaran forum pimpinan kecamatan. Antusiasme warga tampak tinggi, tak hanya dari masyarakat setempat, tetapi juga petani yang datang dari kecamatan lain seperti Denteteladas.
Dalam pidato sambutan, Purwati Lee, petinggi SGC yang akrab disapa Ibu Lee, menjelaskan bahwa program ini hadir sebagai solusi konkret bagi petani yang tengah menghadapi penurunan ekonomi akibat anjloknya harga singkong.
âKami ingin membantu masyarakat Lampung yang selama ini mengandalkan singkong untuk beralih menanam tebu. Kami percaya, tebu bisa menjadi masa depan petani,â ujar Ibu Lee penuh semangat.
Selanjutnya, Ibu Lee menggambarkan bahwa menanam tebu memerlukan ketelatenan dan perhatian ekstra. Ia bahkan mengibaratkannya dengan hubungan yang harus dijaga sepenuh hati.
âTebu itu seperti istri cantik, harus dirawat dan diperhatikan setiap hari. Kalau ditinggal-tinggal, bisa diambil orang. Butuh tender loving care, bukan asal tanam seperti singkong,â ujarnya disambut tawa para peserta.
Sementara itu, Sulis Prapto dari tim SGC menegaskan bahwa sosialisasi ini akan terus digencarkan, minimal dua kali dalam seminggu, tidak hanya di Tulangbawang, tetapi juga di kabupaten lain di Provinsi Lampung.
Semangat petani pun terlihat jelas. Salah satunya Arifin Daud (65), warga Bratasena, Kecamatan Denteteladas, yang langsung mendaftar setelah acara berakhir. Ia menyiapkan 6 hektare lahan untuk bergabung dalam program kemitraan ini.
âHarga yang ditawarkan menarik dan hasilnya menjanjikan. Lahan saya sebelumnya untuk sawit dan singkong, tapi hasilnya menurun. Semoga tebu membawa rezeki baru,â harapnya.
Dengan dukungan dari SGC dan semangat petani yang tinggi, tebu kini tak sekadar tanaman pengganti, melainkan simbol kebangkitan ekonomi rakyat Lampung menuju masa depan yang lebih manis dan sejahtera.
- Kabupaten Tulangbawang
- lampung
- sugar group companies
- Tebu
- sgc
- Program Kemitraan Tebu
- Kampung Gedungbandar Rahayu
- Tulangbawang
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Sugar Group Harapan Baru Petani Lampung, Tawarkan Kemitraan Tebu yang Janjikan Keuntungan dan Masa Depan Terjamin
-
Sosialisasi Program Kemitraan Tebu antara SGC dan Petani
-
Gebrakan SGC di Lampung! Gandeng Petani Bangun Kemitraan Tebu Jangka Panjang, Akhiri Krisis Harga Singkong!
-
BASF Luncurkan Herbisida dengan Cara Kerja Baru untuk Kendalikan Gulma di Persawahan
-
Memakmurkan Masyarakat Melalui Budidaya Tebu
-
Petani Bangkit Bersama SGC, Program Kemitraan Tebu Dilanjutkan
-
Sosialisasi Kemitraan Tebu oleh Sugar Group Companies
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.