Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Anggaran DKI Makin Ketat, Nabilah Ingatkan Tiga Masalah Klasik Ini Tetap Harus Jadi Prioritas

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 10:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggaran DKI Makin Ketat, Nabilah Ingatkan Tiga Masalah Klasik Ini Tetap Harus Jadi Prioritas Doc: Istimewa.
Ket. Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi, M.Si

JAKARTA – Pemangkasan dana transfer ke daerah menuntut Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk lebih selektif dalam menentukan alokasi anggaran. 

Dalam situasi ini, penanganan banjir, pengelolaan sampah, dan penyediaan lahan pemakaman harus menjadi prioritas utama Pemprov karena berkaitan langsung dengan kualitas hidup masyarakat.

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Hj. Nabilah Aboebakar Alhabsyi, M.Si, menyikapi pemangkasan Dana Bagi Hasil (DBH) yang menyebabkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta Tahun Anggaran 2026 menyusut hingga sekitar Rp81,2 triliun.

Meski situasi fiskal daerah mengalami tekanan, Nabilah yang juga anggota komisi D DPRD DKI Jakarta menegaskan bahwa anggaran untuk layanan dasar publik termasuk pemakaman, pengelolaan sampah, dan terkhusus pengendalian banjir harus dipertahankan secara prioritas.

“Pemotongan DBH ini adalah realita yang tak bisa kita pungkiri, namun demikian pengelolaan sampah, penanganan banjir, dan layanan pemakaman warga bukanlah bagian yang bisa dikorbankan. Ini hak dasar warga Jakarta,” tegas Nabilah dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10).

Legislator muda ini mendorong Pemprov DKI untuk melakukan prioritisasi anggaran dalam APBD 2026 nanti, dengan mempertahankan belanja wajib bagi masyarakat. 

Dia mengingat bahwa layanan dasar adalah komitmen moral dan hukum.

“Anggaran untuk layanan warga kebersihan, hunian layak, keamanan lingkungan itu investasi dalam kota yang manusiawi. Jakarta yang ingin maju sebagai kota global harus konsisten memperjuangkan layanan dasarnya,” tutup Nabilah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.