600 Pegawai Divisi AI Meta Terancam PHK

Kamis, 23 Okt 2025, 09:50 WIB

NEW YORK – Perusahaan induk Facebook, Meta, memangkas 600 pekerjaan di divisi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam upaya mengefisienkan operasi setelah perekrutan besar-besaran, media AS melaporkan, Rabu (22/10).

Pemutusan hubungan kerja tersebut tidak akan mempengaruhi TBD Lab, sebuah operasi yang didirikan oleh CEO Meta Mark Zuckerberg, menurut laporan di Wall Street Journal, New York Times, dan publikasi lainnya. 

Ket. Foto: Mark Zuckerberg saat berbicara tentang kacamata AR Orion dalam konferensi Meta Connect pada 25 September 2024, di Menlo Park, California. — Sumber: AP

Staf laboratorium tersebut dengan cepat bertambah melalui perekrutan peneliti-peneliti top dengan paket gaji mahal dari para pesaing seperti OpenAI dan Apple.

Sebaliknya, PHK akan menyasar tim yang berfokus pada produk dan infrastruktur kecerdasan buatan, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan pekerjaan pada usaha paling ambisius perusahaan, menurut laporan Wall Street Journal yang mengatakan pekerja yang terkena dampak dapat ditempatkan di tempat lain oleh perusahaan.

The New York Times menggambarkan pemutusan hubungan kerja itu bertujuan untuk mengatasi "pembengkakan organisasi" menyusul perekrutan agresif untuk membangun program AI.

Kedua surat kabar tersebut mengutip memo dari Kepala Kantor AI, Alexandr Wang, yang menyatakan bahwa pemutusan hubungan kerja berarti "lebih sedikit percakapan yang diperlukan untuk membuat keputusan."

Meta tidak menanggapi pertanyaan AFP mengenai masalah ini.

  • Meta AI

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.