Trump akan Melawat ke Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan

Rabu, 22 Okt 2025, 01:00 WIB

WASHINGTON DC — Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Senin (20/10), menyatakan akan segera melakukan perjalanan ke Malaysia, Jepang, dan Korea Selatan. Ia juga menambahkan bahwa dirinya ingin “bersikap baik terhadap Tiongkok” dan mengantisipasi tercapainya “kesepakatan fantastis” antara kedua negara.

Dikutip dari Kyodo News pada Selasa (21/10), meski hubungan perdagangan antara AS dan Tiongkok tengah memanas, Trump kembali menyuarakan nada optimistis menjelang kemungkinan pertemuannya dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Korea Selatan pekan depan.

Ket. Foto: Presiden AS Donald Trump — Sumber: AFP/SAUL LOEB

“Kami akan mendapatkan kesepakatan yang adil. Saya ingin bersikap baik terhadap Tiongkok. Saya menyukai hubungan saya dengan Presiden Xi,” ujar Trump di Gedung Putih dalam percakapan panjang dengan wartawan saat bertemu Perdana Menteri Australia Anthony Albanese.

“Kami pikir itu akan menjadi tempat yang baik untuk bertemu, dan kami akan bertemu. Saya akan berada di Malaysia, saya akan berada di Jepang,” lanjutnya.

Trump sebelumnya telah berulang kali menyebutkan rencananya untuk mengadakan pembicaraan empat mata dengan Xi ketika keduanya melakukan perjalanan ke Korea Selatan guna menghadiri KTT Ekonomi Asia-Pasifik pada akhir Oktober. Namun, ini merupakan pertama kalinya ia secara terbuka menyebutkan rencana kunjungan ke Malaysia dan Jepang. Ia belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai agenda tersebut.

Sumber pemerintah Jepang menyebutkan bahwa Trump diperkirakan akan melakukan kunjungan selama tiga hari ke Jepang mulai 27 Oktober, setelah terlebih dahulu mengunjungi Malaysia untuk menghadiri konferensi regional yang melibatkan negara-negara Asia Tenggara dan mitra mereka.

Selama berada di Tokyo, Trump hampir pasti akan menyerukan agar Jepang meningkatkan investasinya di AS serta berperan lebih besar dalam menjaga keamanan kawasan Indo-Pasifik.

Untuk menunjukkan kekuatan aliansi AS–Jepang yang telah terjalin selama puluhan tahun, jadwal Trump kemungkinan akan mencakup kunjungan ke pangkalan angkatan laut AS di dekat ibu kota Jepang, serta pertemuan dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri wanita pertama Jepang, Sanae Takaichi, menurut sumber pemerintah setempat.

Untuk menunjukkan kekuatan aliansi AS–Jepang yang telah terjalin selama puluhan tahun, jadwal Presiden Donald Trump kemungkinan akan mencakup kunjungan ke pangkalan angkatan laut AS di dekat ibu kota Jepang, serta pertemuan dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri wanita pertama Jepang, Sanae Takaichi, menurut sumber pemerintahan setempat.

Setelah kunjungannya ke Jepang, Trump dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Korea Selatan untuk menghadiri KTT Ekonomi Asia-Pasifik.

Perjalanan ini akan menjadi kunjungan pertama Trump ke Asia sejak dimulainya masa jabatan keduanya yang tidak berurutan pada Januari lalu, dan menandai kembalinya diplomasi aktif Washington di kawasan strategis Indo-Pasifik.

Jalan Pembuka

Sementara itu, pemerintah Tiongkok belum memberikan pernyataan resmi terkait kemungkinan pertemuan antara Presiden Xi Jinping dan Trump. Namun, tanda-tanda diplomatik menuju pembicaraan tingkat tinggi mulai terlihat.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada 17 Oktober mengatakan bahwa dirinya dan Wakil Perdana Menteri Tiongkok He Lifeng kemungkinan akan bertemu di Malaysia pada akhir pekan mendatang. Pertemuan tersebut disebut sebagai bagian dari persiapan awal untuk membuka jalan bagi dialog antara kedua presiden.

Pada 20 Oktober, Trump menegaskan bahwa ia ingin Tiongkok berkembang, namun menekankan bahwa hubungan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia harus bersifat “jalan dua arah”. Ia juga menyerukan agar Tiongkok kembali membeli kedelai dari AS, sebagaimana dilakukan sebelum ketegangan perang dagang meningkat pada awal tahun 2025.

“Saya bertemu dengan banyak negara lain, tetapi tampaknya Tiongkok adalah negara yang paling menarik perhatian banyak pihak,” ujar Trump. “Saya pikir, setelah pertemuan kami di Korea Selatan, saya dan Tiongkok akan memiliki kesepakatan perdagangan yang adil dan hebat bersama.”

Trump juga menegaskan bahwa dirinya telah menerima undangan resmi untuk mengunjungi Tiongkok, dan berencana melakukan kunjungan tersebut pada awal tahun depan.

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.