Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

NTB Siap Jadi Provinsi Hijau 2035, Gubernur Iqbal: Masa Depan Energi Bersih Ada di Sini

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 17:53 WIB | Oleh:
NTB Siap Jadi Provinsi Hijau 2035, Gubernur Iqbal: Masa Depan Energi Bersih Ada di Sini Doc: ANTARA/HO-Diskominfotik NTB
Ket. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan pidato dalam kegiatan International Conference on Advanced Technologies in Energy and Informatics (ICATEI) di Senggigi, Lombok Barat, Rabu (22/10).

MATARAM - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmennya menjadi provinsi hijau pada 2035.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menyebut, potensi energi bersih dari 77 bendungan dan ratusan pulau kecil menjadi modal besar bagi NTB untuk memimpin transisi energi di Indonesia. 

"Potensi itu harus dimanfaatkan tanpa perlu pembebasan lahan baru. Masa depan energi bersih Indonesia ada di sini," ucapnya saat menghadiri International Conference on Advanced Technologies in Energy and Informatics (ICATEI) di Senggigi, Lombok Barat, Rabu.

Gubernur Iqbal mengungkapkan potensi besar yang dimiliki Nusa Tenggara Barat dalam bidang energi bersih mulai dari mikrohidro, tenaga surya, hingga tenaga angin.

Oleh karena itu, menurutnya pengelolaan energi di Lombok, Sumbawa, dan Bali harus dipandang sebagai satu ekosistem terintegrasi yang saling mendukung antara sisi permintaan dan pasokan energi.

Pemerintah NTB menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dengan PLN, investor, dan akademisi dalam merancang peta jalan pengembangan energi hijau di kawasan timur Indonesia demi memperkuat ketahanan energi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB Sri Henny Purwanti mengungkapkan angka penjualan listrik di Nusa Tenggara Barat mengalami pertumbuhan dari semula hanya 11 persen pada 2024, kini mencapai 7 persen sampai pertengahan tahun 2025.

PLN menyediakan energi bersih melalui kabel laut dan panel surya di Gili Trawangan. Infrastruktur itu sejalan dengan arah kebijakan nasional menuju energi berkelanjutan.

"Kami berkomitmen membangun sistem kelistrikan yang cerdas, tangguh, dan hijau," kata Henny.

Pada 22-23 Oktober 2025, konferensi internasional ICATEI menghadirkan 272 makalah dari 15 negara dengan 116 karya terpilih yang dipresentasikan.

Acara yang diselenggarakan Institut Teknologi PLN tersebut menjadi wadah kolaborasi antara akademisi, peneliti, dan praktisi industri, membahas inovasi di bidang energi dan informatika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Daerah
Guru Bimbingan dan Konselin...
Advertisement
Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

Busyett…Angka Insentif Pajak Mencapai Rp576 Triliun, Tidak Mubazir?

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.