Harga Kebutuhan Naik, Pemprov Kepri Salurkan Ribuan Bansos Sembako ke Tanjungpinang

Rabu, 22 Okt 2025, 17:54 WIB

TANJUNGPINANG -

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyalurkan 3.350 paket sembako kepada warga kurang mampu di Kota Tanjungpinang. Bantuan yang bersumber dari APBD 2025 itu diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok. 

Ket. Foto: Warga antre pengambilan bansos sembako di Kantor Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Kepri, Rabu (22/10). — Sumber: ANTARA/Ogen

Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengatakan penyaluran bantuan sosial (bansos) ini bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025. Tujuannya untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.

"Bansos sembako dibagikan kepada masyarakat di sejumlah kabupaten/kota se-Kepri," kata Gubernur Ansar usai menyerahkan bansos sembako secara simbolis di Kantor Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang, Rabu.

Kepala Dinas Sosial Kepri Mahadi Rahman menyebutkan total ada 8.350 paket sembako yang disiapkan pada tahun ini, dengan rincian untuk masyarakat Tanjungpinang 3.350 paket, Kabupaten Lingga 3.700 paket, dan Kabupaten Karimun 1.300 paket.

Mahadi memastikan pembagian paket sembako ini dilakukan tepat sasaran sesuai regulasi yang berlaku. Para penerima bantuan sudah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), sesuai dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 Tahun 2025.

"Kalau tak masuk DTSEN, otomatis belum bisa dapat bansos," katanya.

Selain sembako, lanjut Mahadi, Dinas Sosial Kepri tahun ini turut menyalurkan Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) di Tanjungpinang 208 paket, Lingga 23.000 paket, dan Karimun 107.000 paket.

Ia menambahkan, pendistribusian bansos sembako maupun UEP diserahkan kepada masing-masing pihak kecamatan di kabupaten/kota setempat.

“Kecamatan yang membagikan bansos tersebut kepada masyarakat,” kata Mahadi.

Marzinah, salah seorang warga Batu Kucing, Tanjungpinang mengaku bersyukur dapat bantuan sembako dari Pemprov Kepri, karena dapat mengurangi beban pengeluaran untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia menerima paket sembako berisi beras lima kilogram, minyak goreng dua liter, tepung dan gula masing-masing satu kilogram.

Tahun sebelumnya, Marzinah juga dapat bantuan serupa dari pemerintah daerah setempat. Namanya sudah terdaftar dalam DTSEN, yang sebelumnya Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Menurut dia, syarat pengambilan paket sembako di Kantor Kecamatan Tanjungpinang sangat mudah. Tinggal membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK).

"Saya ambil pagi-pagi sekali, kalau siang antrean bansos makin panjang," kata Marzinah.

  • sembako
  • tanjungpinang
  • bansos
  • pemprov kepri

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.