Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Kejujuran dan Kesetiaan dalam Pelayanan Publik di Jayawijaya

Selasa, 21 Okt 2025, 22:05 WIB

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menekankan nilai kejujuran dan kesetiaan sebagai dasar utama dalam pelayanan publik. Hal itu disampaikannya saat menghadiri ibadah pembukaan Retret Perkawan ke-1 di Gereja Kingmi Moria Musia, Distrik Walelagama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Selasa (21/10/2025).

Ribka menuturkan, menjunjung tinggi kedua nilai tersebut akan membawa seseorang mencapai cita-cita yang diinginkan. Ia menambahkan, jika bukan dirinya yang merasakan hasilnya, maka manfaatnya tetap akan dirasakan oleh anak atau cucunya di masa depan.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

“Dua hal, kejujuran dan kesetiaan itu paling penting, dua ini. Dua ini saja kalau Anda jalan, Tuhan akan promosikan Anda, bukan manusia yang promosikan, tapi Tuhan yang akan mempromosikan,” ujar Ribka.

Ia mengungkapkan bahwa panggilan untuk melayani selalu menjadi pegangan utama dalam setiap tahap perjalanan kariernya. Dari posisi Camat, Kepala Dinas Sosial, Penjabat Bupati Yalimo, Pj. Gubernur Papua Tengah, hingga kini sebagai Wamendagri, kesetiaan pada panggilan tersebut menjadi prinsip yang ia pegang teguh.

Dalam kesempatan itu, Ribka juga berdiskusi dengan ilmuwan nasional Prof. Yohanes Surya, pengembang metode Matematika Gasing, yang mengingatkan pentingnya setia melayani Tanah Papua dengan hati dan pengabdian tulus. Ia menekankan, motivasi materi tidak boleh menjadi tujuan utama dalam pengabdian kepada masyarakat.

“Kemarin Profesor [Yohanes Surya] bilang, ‘Ibu jangan dulu pensiun, kita masih perlu.’ Tapi saya bilang masih ada kader lain. Tapi orang yang mau setia melayani siapa untuk Tanah Papua ini. Kalau motivasi kita uang saja, ya kau sampai di situ,” ujar Ribka.

20251021215145_1000226310.jpg

Ribka menegaskan bahwa mereka yang bekerja dengan tulus akan mendapat tambahan berkat dari Tuhan. Hati yang tulus menjadi kunci agar setiap program dan pelayanan publik berjalan dengan efektif dan berdampak positif bagi masyarakat.

Sebagai Wamendagri, Ribka bersyukur dapat merayakan satu tahun pelantikannya dengan peringatan di rumah Tuhan. Ia menilai perjalanan hidup setiap orang diatur oleh Tuhan dan menjadi bagian dari pelayanan mereka bagi masyarakat.

“Kita pasti sebagai Menteri dan Wakil Menteri, sebagai pemerintah, wakil Allah, kita pasti akan buat program banyak untuk Papua, seperti MBG, makan bergizi, itu [program dari] Pak Presiden. Program itu untuk seluruh Indonesia,” tambahnya.

Selain program Makan Bergizi Gratis (MBG), Ribka mengajak kader Gereja Kingmi mendukung program pemerintah lainnya, seperti Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Ia menekankan bahwa program-program tersebut memberikan berkat nyata bagi masyarakat Papua dan membuka ruang konsultasi untuk masukan dari kader lokal.

Puspen Kemendagri mencatat, Retret Perkawan ke-1 ini menjadi momentum bagi Wamendagri Ribka Haluk untuk menegaskan pentingnya kejujuran dan kesetiaan sebagai fondasi pelayanan publik yang berdampak bagi masyarakat luas.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.