Korsel Bidik Investasi Besar di Sektor Pertahanan dan Kedirgantaraan

Selasa, 21 Okt 2025, 02:00 WIB

SEOUL – Pemerintah Korea Selatan (Korsel) tengah menyiapkan rencana investasi besar-besaran di sektor pertahanan dan kedirgantaraan sebagai bagian dari upaya memperkuat industri strategis nasional dan memperluas ekspor teknologi tinggi.

Presiden Korsel Lee Jae-myung pada Senin (20/10), berjanji akan melakukan investasi besar-besaran di industri pertahanan dan kedirgantaraan dalam masa jabatan tunggal lima tahunnya.

Ket. Foto: — Sumber: AFP/Mandel NGAN

Seperti dikutip dari Antara, Lee menyampaikan janji tersebut dalam pidatonya pada upacara pembukaan Pameran Kedirgantaraan dan Pertahanan Internasional Seoul (Seoul International Aerospace and Defense Exhibition/ADEX) 2025 mengatakan bahwa pemerintahannya akan menyuntikkan anggaran yang jumlahnya belum pernah tercatat sebelumnya ke dalam penelitian dan pengembangan (litbang) sektor pertahanan dan kedirgantaraan per 2030.

Ia menetapkan visi untuk menjadikan Korsel sebagai satu dari empat kekuatan industri pertahanan teratas di dunia.

Lee mengatakan pengeluaran fiskal akan dipusatkan pada pengembangan teknologi, komponen, dan material buatan dalam negeri, seperti semikonduktor khusus, dalam upaya untuk mengamankan teknologi inti dan sistem persenjataan untuk pertahanan serta membangun kapabilitas untuk pengembangan sektor antariksa independen.

Ia berjanji akan membuat terobosan dalam penyempurnaan kebijakan dan sistem, yang akan mempercepat pengadopsian teknologi inovatif oleh pihak militer.

Ia juga berjanji akan secara drastis mengurangi hambatan masuk bagi perusahaan kecil dan menengah serta perusahaan rintisan (startup) yang memiliki teknologi unggulan dalam industri pertahanan dan kedirgantaraan.

Dalam forum terpisah, Lee mengatakan bahwa "membuat senjata dengan baik" tidak dapat diartikan sebagai pengembangan industri pertahanan, di mana produksi harus dilokalisasi sebanyak mungkin dan pasar harus didiversifikasi dan diperluas. 

Seiring dengan itu, Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan menyebutkan bahwa fokus investasi akan diarahkan pada pengembangan sistem senjata canggih, pesawat tempur generasi baru, serta teknologi antariksa. Pemerintah juga berencana memperluas kerja sama dengan negara-negara mitra, termasuk Indonesia, dalam hal riset dan produksi bersama.

Selain memperkuat ketahanan nasional, pengembangan sektor pertahanan dan kedirgantaraan dinilai mampu membuka peluang ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat posisi Korea Selatan sebagai salah satu pemain utama dalam industri pertahanan global. Langkah ambisius ini sekaligus menegaskan komitmen Seoul untuk memadukan inovasi teknologi dengan strategi ekonomi jangka panjang. SB/and

  • korean won

Redaktur: Andes Tanjung

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.