Setahun Prabowo-Gibran, Menperin: Struktur Industri Nasional Makin Solid

Senin, 20 Okt 2025, 21:02 WIB

JAKARTA-Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, mengatakan selama satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, struktur industri nasional dari hulu ke hilir semakin solid. Beberapa subsektor tumbuh tinggi lebih tinggi dari rata rata nasional.

Rata-rata utilisasi sektor industri pengolahan Nonmigas (IPNM) sepanjang Oktober 2024 Agustus 2025 mencapai 62 persen, yang berarti masih terdapat ruang luas untuk ekspansi produksi industri nasional. "Kami akan terus menjaga stabilitas industri dalam negeri agar kapasitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal," jelasnya pada konferensi pers 1 Tahun Kinerja Industri Kabinet Merah Putih di Jakarta, Senin (20/10).

Ket. Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (tengah) pada konferensi pers 1 Tahun Kinerja Industri Kabinet Merah Putih di Jakarta, Senin (20/10) — Sumber: istimewa

Beberapa subsektor mencatatkan pertumbuhan yang lebih tinggi dari rata-rata nasional. Industri Logam Dasar tumbuh paling tinggi, mencapai 12,27 persen, diikuti Industri Kulit, Barang dari Kulit dan Alas Kaki (8,13 persen), serta Industri Makanan dan Minuman (6,18 persen). 

Selain itu, subsektor Barang Logam, Elektronik dan Peralatan Listrik, Industri Kimia dan Farmasi, serta Industri Mesin dan Perlengkapan juga menunjukkan pertumbuhan kuat di kisaran 56 persen.

"Pertumbuhan di berbagai subsektor ini mencerminkan semakin solidnya struktur industri nasional, baik dari hulu hingga hilir,"ujar Agus.

Menperin juga memaparkan peningkatan signifikan pada nilai tambah manufaktur Indonesia. Berdasarkan data World Bank dan United Nations Statistics, Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia pada tahun 2024 mencapai 265,07 miliar dollar AS. "Pencapaian ini menempatkan Indonesia di peringkat 13 dunia, ke-5 di Asia, dan pertama di ASEAN, melampaui Thailand dan Malaysia," jelasnya.

Dari sisi daya saing global, laporan Institute for Management Development (IMD) tahun 2025 menempatkan Indonesia di posisi ke-40 dari 69 negara dalam World Competitiveness Ranking. Kinerja terbaik dicatat pada aspek kinerja ekonomi (peringkat ke-24) dan efisiensi bisnis (peringkat ke-26). Namun, masih terdapat tantangan pada aspek infrastruktur (peringkat ke-57).

Oleh karena itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur industri, termasuk energi, logistik, serta pengembangan sumber daya manusia yang produktif dan adaptif, tegas Agus. Kemenperin juga berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif agar industri nasional semakin berdaya saing.

Menperin menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga momentum ekspansi industri dengan kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha domestik. "Kami terus memperkuat instrumen kebijakan, mulai dari perlindungan pasar dalam negeri, penguatan TKDN, peningkatan teknologi produksi, hingga peningkatan kualitas tenaga kerja industri, agar sektor manufaktur Indonesia semakin tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan,"ungkapnya.

Optimisme pelaku industri tercermin dari Indeks Kepercayaan Industri (IKI) yang pada September 2025 berada di angka 53,02, menunjukkan kondisi ekspansif. Sementara Purchasing Managers Index (PMI) manufaktur Indonesia pada periode yang sama juga berada di 50,4. "Kedua indikator ini menunjukkan keyakinan pelaku usaha terhadap prospek industri yang tetap positif,"tutur Menperin.

.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.