Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Konflik Perbatasan, Thailand dan Kamboja akan Gelar Pertemuan Darurat

📅 Senin, 20 Okt 2025, 10:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Konflik Perbatasan, Thailand dan Kamboja akan Gelar Pertemuan Darurat Doc: Antara
Ket. Tentara Kamboja berjaga di kawasan perbatasan Prey Chan, Banteay Meanchey, Kamboja (29/8/2025).

BANGKOK - Thailand dan Kamboja akan menggelar pertemuan Komisi Perbatasan Bersama untuk mempercepat upaya penjinakan ranjau dan pembangunan pagar di sepanjang perbatasan, di tengah meningkatnya ketegangan.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Thailand, Nikondet Phalangkun, mengatakan pada Minggu (19/10) bahwa situasi kali ini "sangat mendesak," meskipun mekanisme bilateral itu biasanya dilakukan secara berkala.

Dalam pertemuan itu, Thailand akan mengangkat isu dugaan pelanggaran wilayah oleh Kamboja di Ban Nong Chan dan Ban Nong Ya Kaew.

"Kami akan memberi tahu pihak Kamboja tentang rencana menerapkan langkah-langkah keamanan, seperti pembangunan pagar di wilayah-wilayah yang tanda batasnya telah disepakati kedua pihak," kata Phalangkun.

Komisi itu juga akan membahas penarikan senjata berat dari perbatasan, kerja sama pemberantasan penipuan daring lintas batas, dan pengelolaan wilayah perbatasan yang lebih efektif.

"Thailand sekali lagi berharap Kamboja bisa memenuhi komitmennya dengan penuh tanggung jawab," kata Phalangkun.

Sengketa perbatasan kedua negara yang telah berlangsung selama puluhan tahun berubah menjadi konflik bersenjata pada 24 Juli.

Kedua negara bertetangga itu saling menembakkan artileri dan melancarkan serangan udara. Masing-masing melaporkan adanya korban jiwa, termasuk warga sipil.

Pada 4 Agustus, mereka mengumumkan gencatan senjata segera, yang diikuti oleh kesepakatan resmi mengenai implementasinya beberapa hari kemudian.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.