Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apindo Sindir Pemerintah: Sektor Riil Belum Optimal, Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas

📅 Senin, 20 Okt 2025, 21:20 WIB | Oleh: Tim Penulis

Suku bunga pinjaman di Indonesia berada di kisaran 8-14 persen, jauh di atas rata-rata lima negara besar ASEAN yang berkisar 4-6 persen.

Biaya logistik juga mencapai 23 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibanding Malaysia (13 persen), Tiongkok (16 persen), maupun Singapura (8 persen). Tagihan listrik pun relatif mahal, sebesar 0,099 dolar AS per kWh, di atas Bangladesh (0,087 dolar AS), China (0,087 dolar AS), dan Vietnam (0,075 dolar AS).

Ia menegaskan bahwa perbaikan birokrasi dan perizinan menjadi kunci agar sektor riil lebih efisien dan kompetitif.

"Kita ini kalau dibandingkan dengan Vietnam atau Singapura funding cost kita sangat besar. Jadi, jika kita ingin bersaing, terutama di industri yang membutuhkan modal besar, kita harus melakukan upgrade diri, baik dari sisi tenaga kerja maupun kementerian terkait," tambahnya.

Anne juga menekankan kesiapan dunia usaha bekerja sama dengan pemerintah untuk mendukung debottlenecking struktural di sektor riil.

Dengan biaya lebih kompetitif, prosedur perizinan yang jelas, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja, sektor riil Indonesia berpotensi menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.

"Kita juga bisa lebih efisien dari mereka. Bukan lebih efisien, tapi sama-sama efisien dengan negara lain, tapi yang terpenting adalah fondasi di Indonesia. Jika ada kemauan, pasti ada jalan. Masalahnya sekarang adalah apakah bangsa ini mau mendukung kemauan itu," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.