Pameran Foto Jurnalistik SANTRI: Bukti Kontribusi Pesantren bagi Bangsa

Minggu, 19 Okt 2025, 15:55 WIB

Rembang -- Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 yang digelar di Lasem, Kabupaten Rembang, dinilai sebagai ruang ekspresi untuk menampilkan aktivitas dan kontribusi pesantren serta para santri dalam kehidupan berbangsa.

"Pameran foto santri ini memiliki makna penting. Tujuannya ialah menyiarkan, memberitakan, sekaligus menyuarakan kontribusi para santri bagi bangsa ini. Pameran ini menjadi bukti autentik atas segala bentuk khidmat santri kepada masyarakat," kata Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem sekaligus Rektor STAI Al Hidayat Kiai Haji Sholahudin Fatawi atau Gus Din di Rembang, Sabtu.

Ket. Foto: Pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayat Lasem sekaligus Rektor STAI Al Hidayat Kiai Haji Sholahudin Fatawi atau Gus Din saat pembukaan pameran foto di Rembang, Sabtu (18/10). — Sumber: Antarafoto

Ia menyebut pameran ini sebagai bentuk penyiaran dan dokumentasi autentik atas khidmat santri kepada masyarakat dan negara.

"Pameran foto santri ini memiliki makna penting. Tujuannya ialah menyiarkan, memberitakan, sekaligus menyuarakan kontribusi para santri bagi bangsa ini. Pameran ini menjadi bukti autentik atas segala bentuk khidmat santri kepada masyarakat," ujarnya.

Ia menegaskan, pesantren telah memberikan kontribusi luar biasa dalam memperkuat fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Pesantren, menurutnya, senantiasa memikirkan dan merencanakan cara memperkokoh keberagaman demi tercapainya kehidupan yang maju dan makmur, dengan persatuan dalam perbedaan sebagai modal utama.

"Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus diselenggarakan secara berkesinambungan dan dengan skala yang lebih luas. Harapannya, semakin banyak arsip dan dokumentasi yang dihimpun, sehingga masyarakat dapat melihat secara nyata peran santri dan pesantren," lanjutnya.

Gus Din yang juga Takmir Masjid Jami' Lasem sekaligus Ketua PCNU Lasem menambahkan, foto-foto yang ditampilkan merupakan representasi kesederhanaan pesantren dan santri yang justru melahirkan kontribusi besar bagi bangsa. Dari lingkungan sederhana itulah lahir harapan-harapan besar untuk kesejahteraan bersama.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang Mutaqin menyambut baik penyelenggaraan pameran ini. Dengan dipilihnya Lasem sebagai lokasi pameran akan memberi dampak positif bagi kunjungan wisata dan pengenalan Lasem sebagai destinasi budaya dan religi.

Senada, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Rembang Achmad Sholchan menegaskan bahwa foto-foto dalam pameran ini juga merupakan bagian penting dari arsip bangsa. “Arsip menunjukkan bahwa santri memiliki peranan penting yang tak tergantikan dalam sejarah Indonesia,” katanya.

Sekretaris Dinas Kominfo Provinsi Jawa Tengah Mohammad Faizin yang mewakili Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyebut kehidupan santri selalu menarik perhatian publik.

"Santri punya disiplin tinggi dan sejak dulu menjadi garda terdepan perjuangan bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Jateng memberikan perhatian serius terhadap pondok pesantren dengan hadirnya Pergub No. 17/2025 sebagai turunan dari Perda Nomor 10 Tahun 2025 untuk memperkuat peran pesantren dalam masyarakat.

Pengasuh Pondok Pesantren Kauman Rembang KH Muhammad Zaim Ahmad Ma'soem mengingatkan pentingnya menjaga tradisi pesantren tanpa menolak modernisasi.

"Modernisasi adalah sesuatu yang pasti, bukan hanya urusan kekinian tetapi juga masa depan," ujarnya.

Ia menyebut foto-foto dalam pameran ini sebagai potongan-potongan puzzle yang menghubungkan masa lalu, kini, dan masa mendatang.

Camat Lasem, Sutarmi, menyebut pameran ini sebagai momentum penting untuk mengenalkan Lasem ke berbagai kalangan, baik nasional maupun internasional.

Pameran Foto Jurnalistik SANTRI V.2 menghadirkan 123 karya foto hasil bidikan Pewarta Foto ANTARA, PFI Semarang, Yayasan Lasem Heritage, dan komunitas lokal. Sebanyak 49 fotografer berkontribusi menyajikan dinamika kehidupan santri dan dunia pesantren dalam berbagai sudut pandang yang hangat, humanis, dan penuh nilai.

  • tradisi pesantren

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.