Sumatera Selatan Menjadi Motor Ketahanan Pangan Nasional, Indonesia Siap Menjadi Lumbung Pangan Dunia!
Kamis, 16 Okt 2025, 12:27 WIBJAKARTA, KUCANTIK.COM - Indonesia semakin percaya diri melangkah menuju kemandirian dan kedaulatan pangan. Salah satu provinsi yang menjadi tulang punggung pencapaian besar ini adalah Sumatera Selatan, yang kini resmi masuk dalam lima besar produsen pangan terbesar nasional, sejajar dengan provinsi-provinsi unggulan seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi Selatan.
Hal itu ditegaskan oleh Wakil Ketua DPR RI, Saan Mustopa, saat menghadiri Kunjungan Kerja Gabungan DPR RI ke Kantor Gubernur Sumatera Selatan, di Palembang, Rabu (15/10/2025). Menurutnya, Sumsel memiliki peran strategis dalam menopang kebutuhan pangan nasional dan berpotensi menjadi contoh sukses pembangunan sektor pertanian berkelanjutan di Indonesia.
âSumatera Selatan menempati posisi penting dalam struktur pangan nasional. Produktivitasnya terus meningkat, dan kontribusinya luar biasa besar terhadap kebutuhan pangan Indonesia,â ujar Saan Mustopa.
Berdasarkan data terbaru, luas lahan pertanian di Sumsel meningkat signifikan, dari sekitar 400 ribu hektare menjadi lebih dari 560 ribu hektare, dengan produktivitas padi yang naik dari 5,6 ton menjadi 6 ton per hektare. Capaian tersebut disebut Saan sebagai bukti nyata kerja keras pemerintah daerah, petani, dan seluruh pihak di lapangan.
âSumsel punya daya dorong kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Ini fondasi penting untuk menuju swasembada dan lumbung pangan dunia,â tambahnya.
Saan juga menegaskan bahwa target swasembada pangan nasional pada tahun 2027, sebagaimana dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto, bukanlah akhir dari perjuangan. Menurutnya, visi besar yang ingin dicapai adalah menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia, negara yang tidak hanya mandiri, tetapi juga mampu mengekspor pangan untuk memenuhi kebutuhan global.
âPresiden Prabowo menekankan, Indonesia tidak cukup hanya swasembada. Kita harus jadi pemasok pangan dunia. DPR akan mengawal komitmen besar ini sepenuhnya,â tegas politisi Partai NasDem itu.
Selain mengapresiasi kemajuan Sumsel, Saan juga memberi catatan penting soal ancaman penyusutan lahan pertanian akibat alih fungsi menjadi kawasan industri dan perumahan, seperti yang banyak terjadi di Pulau Jawa. Ia menilai perlu adanya integrasi kebijakan lintas kementerian untuk memastikan perlindungan lahan pertanian berjalan konsisten.
Tak hanya itu, Saan juga menyoroti perbaikan infrastruktur pertanian, terutama irigasi dan sistem distribusi pupuk, sebagai faktor kunci menjaga produktivitas petani.
âIrigasi adalah jantung pertanian. Tanpa air dan pupuk yang terjamin, mustahil petani bisa bertahan,â ujarnya.
Saan memastikan bahwa DPR RI akan terus mengawal program pangan nasional hingga ke daerah, dengan mengedepankan kerja sama lintas lembaga dan lintas fraksi.
âTidak ada lagi sekat politik untuk urusan pangan. Semua sepakat: Sumatera Selatan sudah memberi contoh nyata bagaimana membangun kekuatan pangan bangsa,â tandasnya.
- Lumbung Pangan Dunia
- ketahanan pangan nasional
- sumatera selatan
- Saan Mustopa
- Wakil Ketua DPR RI
- produksi pangan nasional
Redaktur: Alfina Febriyana
Penulis: Alfina Febriyana
Berita Terkait:
-
Antisipasi Lonjakan Harga Minyak, AS-Tiongkok Koordinasi Keamanan Jalur Energi Global
-
Program Mudik Gratis MyPertamina 2026, Pertamina Lepas 125 Pemudik di Makassar
-
Perkuat Ketahanan Pangan dan Air Indonesia Timur: Ini Progres Pembangunan Bendungan Manikin di Kupang
-
Petani Lamongan Terbantukan: Pencairan Klaim Asuransi Tani Lebih Cepat
-
PKK Barito Utara dan Dinas KPP Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga Manfaatkan Lahan Pekarangan
-
Pemerhati: Konflik Global Momentum Dorong Percepatan Swasembada Pangan
-
Dishub: Puncak Arus Balik Nagreg Diprediksi Terjadi Hari Ini
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.