Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjarmasin Bangun Sistem Anti Korupsi! Setiap Rupiah Uang Rakyat Kini Diawasi Ketat

📅 Senin, 13 Okt 2025, 19:46 WIB | Oleh:
Banjarmasin Bangun Sistem Anti Korupsi! Setiap Rupiah Uang Rakyat Kini Diawasi Ketat Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkot Banjarmasin
Ket. Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin saat berfoto bersama seluruh peserta kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis strategi pelaksanaan konsolidasi, teknik negosiasi dan mini kompetisi pengadaan barang dan jasa di Balaikota Banjarmasin, Senin (13/10).

BANJARMASIN - Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan membangun sistem baru pengadaan barang dan jasa yang diklaim efisien, transparan, dan bebas dari celah korupsi. Wali Kota H. Muhammad Yamin HR menegaskan, langkah ini menjadi komitmen moral Pemkot untuk memastikan setiap rupiah dari belanja daerah senilai Rp2,6 triliun benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat.

"Pengadaan barang dan jasa bukan hanya soal teknis, tetapi wujud tanggung jawab moral kita untuk memastikan setiap rupiah dari uang rakyat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Kota Banjarmasin," kata Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR di Banjarmasin, Senin.

Karenanya, kata dia, harus dibangun sistem yang terus memperkuat komitmen mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efisien dan transparan, hingga tidak ada celah untuk dikorupsi.

"Saat ini kita sudah membangun sistem untuk itu, bagaimana teknis pelaksanaan konsolidasi, teknik negosiasi dan mini kompetensi pengadaan barang dan jasa," ucapnya.

Sistem yang dibangun ini pun, kata Yamin terus disosialisasikan untuk menekankan pentingnya profesionalisme aparatur dalam setiap proses pengadaan di lingkungan pemerintah.

Di mana, ungkap dia, belanja daerah untuk tahun 2025 ini mencapai Rp2,6 triliun.

"Ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk tanggung jawab moral dalam mengelola keuangan daerah," tuturnya.

Menurut dia, pemerintah kota harus mampu menciptakan efisiensi anggaran, percepatan layanan serta optimalisasi hasil pembangunan.

“Dengan pengadaan yang transparan, akuntabel, efisien dan adil, kita ingin memastikan setiap proses berjalan sesuai prinsip pemerintahan yang bersih dan berintegritas," katanya.

Selain aspek teknis, Yamin juga menekankan upaya pemerintahnya dalam meningkatkan Indeks Pencegahan Korupsi Daerah (IPKD) serta penerapan sistem Monitoring, Controlling dan Surveillance for Prevention (MCSP) yang dikembangkan oleh KPK, Kemendagri dan BPKP.

"Keberhasilan kita menerapkan prinsip pengadaan yang bersih akan langsung berdampak pada peningkatan reformasi birokrasi di daerah," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Banjarmasin Hj. Zuraida menjelaskan, upaya sosialisasi dan bimbingan sebagai tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 46 Tahun 2025 tentang perubahan kedua atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

"Tujuan utama kegiatan tersebut adalah meningkatkan pemahaman pentingnya konsolidasi dan negosiasi dalam proses pengadaan, agar tercipta efisiensi, efektivitas, dan persaingan yang sehat," ujar Zuraida.

Dia menambahkan, diefektifkan sosialisasi berperan dalam meningkatkan kompetensi SDM pengelola Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) agar mampu menerapkan strategi negosiasi dan mini kompetisi secara efektif di lapangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

29 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.