- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump akan Temui Sandera I...
Trump akan Temui Sandera Israel setelah Dibebaskan, Wapres AS: 'Kita di Ambang Perdamaian Timur Tengah yang Berkelanjutan'
Minggu, 12 Okt 2025, 22:18 WIBWASHINGTON DC - Wakil Presiden Amerika Serikat, JD Vance pada Minggu (12/10) mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump akan mengunjungi Timur Tengah pada hari Minggu untuk bertemu dengan para sandera Israel yang akan dibebaskan, dalam fase pertama perjanjian damai Israel-Hamas. Ia menambahkan bahwa Timur Tengah kini berada di "ambang perdamaian yang berkelanjutan".
"Kami sangat yakin para sandera akan dibebaskan, dan presiden benar-benar akan pergi ke Timur Tengah, kemungkinan malam ini untuk menemui dan menyapa mereka secara langsung," ujar Vance kepada acara Face the Nation di CBS.
Dari The Guardian, Vance menyebut langkah pertama dalam implementasi perjanjian damai 20 poin ini sebagai âhari besar bagi keluarga mereka, tetapi menurut saya yang lebih penting, ini adalah hari besar bagi seluruh dunia.â
Ia mengatakan kesepakatan itu merupakan "tugas yang sangat berat" dan Trump telah "menjalankan diplomasi yang sangat non-tradisional dengan orang-orang yang bukan diplomat selama 40 tahun, tetapi orang-orang yang membawa perspektif baru."
"Kita sekarang berada di ambang perdamaian berkelanjutan di Timur Tengah," tambah Vance.
Namun, ia memperingatkan bahwa tahap kedua perjanjian tersebut, yang mencakup persetujuan Hamas untuk menyerahkan persenjataan dan administrasi Gaza kepada kelompok teknokrat independen Palestina, "akan membutuhkan pengaruh dan tekanan yang konsisten dari Presiden Amerika Serikat".
Vance ditanya berapa lama 200 tentara AS akan tetap berada di wilayah tersebut. "Mereka bukan pasukan yang akan ditempatkan di Gaza, melainkan pasukan yang sudah berada di Komando Pusat (pangkalan udara Al Udeid di Qatar). Mereka telah berada di pangkalan itu selama bertahun-tahun, dan mereka akan membantu memantau dan memediasi perdamaian ini."
Namun Vance berkata:
"Tak terelakkan, akan ada konflik di sini. Akan ada hal-hal yang tidak disetujui oleh warga Gaza dengan Israel, dan juga oleh Israel dengan negara-negara Teluk Arab.
Kami melihat peran kami sebenarnya sebagai penengah sebagian pertikaian tersebut dan tekanan tetap ada pada setiap orang untuk mencapai hasil yang tahan lama dan langgeng.
Vance meramalkan bahwa negara-negara Arab dan negara-negara mayoritas Muslim, termasuk Indonesia, akan menyediakan pasukan untuk menjamin keamanan Gaza dan hal itu akan âmemungkinkan pembangunan kembali, memungkinkan pembongkaran jaringan teroris, dan memungkinkan terjaminnya perdamaian abadi.â
AS, katanya, âakan terus memainkan peran mediasi kami, dan saya pikir itu adalah posisi yang sangat, sangat baik bagi kita semua.â
- Donald Trump
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kapal Patroli KPLP KN. Damaru Kawal KMP Mutiara Persada III Hingga Tiba dengan Aman di Pelabuhan Panjang
-
HUT Bogor, Malam Ini Jalan Tegar Beriman Ditutup, Cari Jalan Lain
-
Pasar Tani 2026 Hadirkan Produk Pangan Lokal di Bali
-
Dari Turki, Trump Ganti Pesawat untuk Perjalanan Pulang ke AS
-
Kemunculan Sosok Mirip Presiden AS, Picu Teori Konspirasi Trump Gunakan 'Body Double' untuk Hindari Ancaman Pembunuhan
-
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua
-
Barcelona Capai Kesepakatan dengan Pemain Sayap Newcastle, Anthony Gordon
Berita Terbaru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.