Penampakan Bayi Dugong Terlihat di Pantai Mali, NTT

Minggu, 12 Okt 2025, 15:58 WIB

JAKARTA - Bayi dugong (Dugong dugon) untuk pertama kali terlihat di Pantai Mali, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil diamati oleh anggota Forum Komunikasi Nelayan Kabola.

Ketua Forum Komunikasi Nelayan Kabola, Onesimus La’a, dalam pernyataan di Jakarta, Jumat, mengonfirmasi dugong jantan bernama Mawar yang merupakan penghuni perairan Pantai Mali terlihat bermain bersama bayi dugong tersebut dan betina bernama Melati.

Ket. Foto: Kapal melintas di dekat dugong bernama Mawar yang kerap dijumpai oleh wisatawan di Pantai Mali, Kabupaten Alor, NTT. — Sumber: WWF Indonesia

"Kemarin anggota forum berhasil mendokumentasikan kemunculan ketiga ekor dugong tersebut bermain di dekat kapal. Jadi kami ingin pastikan lamunnya cukup untuk tiga ekor dugong, Mawar itu kan selalu berada di wilayah ini karena makanannya melimpah. Kalau perlu dilakukan rehabilitasi lamun, kelompok kami siap membantu," katanya.

Terkait penampakan bayi dugong di Pantai Mali, Direktur Konservasi Spesies dan Genetik Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Sarmintohadi menyambut baik kabar bahagia itu.

Apalagi mengingat satwa itu masuk kategori rentan atau vulnerable di daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

"Adanya dua individu baru dugong di Alor adalah bukti nyata bahwa upaya menjaga ekosistem laut, khususnya padang lamun, membuahkan hasil. KKP terus berkomitmen untuk memperkuat konservasi dugong melalui pengelolaan kawasan konservasi perairan, pemantauan populasi dan pengawasan, serta peningkatan kesadaran masyarakat," katanya.

Dia juga memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat, mitra, dan lembaga yang selama ini konsisten menjaga laut Alor, sehingga dugong dapat tetap hidup dan berkembang biak di habitat alaminya.

Dia mengingatkan bahwa kemunculan bayi dugong itu menjadi simbol keberhasilan konservasi berbasis masyarakat di Alor.

Koordinator Nasional Program Spesies Laut Dilindungi dan Terancam Punah, Yayasan WWF-Indonesia Ranny R Yuneni menyoroti kehadiran dua individu dugong lain selain Mawar membuktikan bahwa ekosistem lamun di Pantai Mali memiliki kualitas ekologis yang mampu menyediakan ruang hidup dan sumber pakan bagi dugong.

Sebagai langkah lanjutan, WWF-Indonesia bersama mitra pemerintah dan masyarakat berencana melaksanakan survei mamalia laut di Alor pada tahun ini, mencakup pemantauan populasi dugong, lumba-lumba, dan paus di perairan Alor.

"Survei ini akan memperkuat dasar ilmiah pengelolaan habitat mamalia laut di Alor, dengan mengaitkan data populasi dan perilaku dugong serta mamalia laut lainnya dengan kondisi padang lamun sebagai habitat utamanya," katanya.

Upaya konservasi lamun di Alor telah dilakukan oleh WWF-Indonesia bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelola Taman Perairan Kepulauan Alor dan Laut Sekitarnya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTT.

Pada 2024, WWF-Indonesia melaksanakan survei awal mendukung program rehabilitasi lamun di perairan Pantai Mali. Hasilnya menunjukkan bahwa kondisi padang lamun di kawasan itu termasuk kategori padat hingga sangat padat (kategori kaya/sehat) dengan tutupan 73-76 persen.

Dia mengingatkan peningkatan aktivitas wisata di sekitar habitat dugong perlu diimbangi dengan penerapan kode etik wisata dugong secara ketat untuk mencegah gangguan terhadap perilaku alami spesies tersebut.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Dinkes Tangerang Dorong Penguatan Dukungan ASI Eksklusif untuk Ibu Bekerja

AS Beri Sanksi Ekonomi ke Iran dengan Targetkan Lima Sektor

Kasus Yogi ‘Starlink’ di Mentawai, Menkomdigi Pilih Jalur Pembinaan Ketimbang Pidana

Disperpusip Lebak Sebut Perpustakaan Keliling Tumbuhkan Minat Baca Warga

Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Parimo Percepat Normalisasi Sungai

Produk UMKM Banyumas Raya Dilirik Buyer Afrika hingga AS, Peluang Ekspor Makin Terbuka

PLN Corner Hadir di Festival Musik Lapanada 2026, Kenalkan Beragam Layanan PLN.

Dorong Produktivitas Warga, PLN Mulai Pembangunan Jaringan Listrik Desa di Pedalaman Rote Ndao

Maulid Nabi, Brimob Polda Sumut Bagikan Bantuan Pangan untuk Dhuafa dan Anak Yatim di Medan Tembung

Kinerja Keuangan BTN Juli 2026: Laba Bersih Merekah Rp2,51 Triliun berkat Efisiensi Bebas Bunga

AI Makin Canggih, Bukti Video dan Foto di Pengadilan Kini Jadi Sorotan

Polisi Berhasil Menangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Polisi Tangkap Tiga Pelaku Karhutla di OKU Timur

Lestarikan Tradisi, Pemprov Babel Jadikan Nganggung sebagai Wisata Budaya

Dorong Kunjungan Wisata, Pasaman Barat Bina Pokdarwis untuk Beri Pelayanan Terbaik ke Wisatawan

Petenis Putri Indonesia Aldila Sutjiadi Terhenti di Laga Pembukanya

Cegah Gagal Panen, BWS Sumatera VI Alirkan Air ke Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Sarolangun Jambi

Kepala Bapanas: 80-90% Beras Fortifikasi di Ritel Diduga Palsu

Permintaan Pasar Nusantara Stabil, Harga Ternak Sapi di Gorontalo Utara Tetap Tinggi

Dinas Ketahanan Pangan Kota Mataram Siapkan 3 Ton Beras Cadangan Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.