Masyarakat Banyurejo Panen Cabai dan Semangka Program BKK Dana Keistimewaan DIY

Jumat, 10 Okt 2025, 08:37 WIB

SLEMAN – Masyarakat di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, melakukan panen raya cabai dan semangka yang memanfaatkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta.

Turut bersama masyarakat Banyurejo dalam kegiatan panen di Kalurahan (setingkat desa) Banyurejo, Kapanewon (Kecamatan) Tempel, Kabupaten Sleman, di area persawahan Cangkring Malang, Kamis (9/10) tersebut Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa, Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY, Aris Eko Nugroho.

Ket. Foto: Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, saat memimpin panen raya cabai dan semangka di area persawahan Cangkring Malang, Banyurejo, Tempel, Kamis (9/10/2025). — Sumber: ANTARA

Pati Paniradya Keistimewaan DIY, Aris Eko Nugroho, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan Program BKK dari Dana Keistimewaan DIY untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama masyarakat miskin, dengan memanfaatkan tanah kalurahan.

"Di Kabupaten Sleman ada 15 kalurahan yang mendapat BKK untuk pertanahan. Program ini bagian dari arahan Gubernur DIY terkait Lumbung Mataraman," katanya.

Menurut dia, sampai saat ini jumlah pengajuan BKK dari pemerintah kalurahan angkanya terus meningkat.

"Dengan tingginya antusias masyarakat terkait program ini, diharapkan tanah kalurahan dapat semakin memberikan manfaat dan kesejahteraan bagi masyarakat," katanya.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengucapkan terima kasih kepada Pemda DIY yang telah memberikan bantuan kepada Kalurahan Banyurejo, Tempel.

Menurut dia, program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah guna memberikan dukungan kepada petani, khususnya petani yang kurang mampu.

"Semoga ini dapat memberikan semangat kepada petani untuk terus memberdayakan lahan pertaniannya, serta dapat meningkatkan perekonomian para petani,"

Lurah Banyurejo Suparjo menyebut jumlah bantuan yang diterima yakni Rp122 juta dan proses penanaman dimulai pada Juni 2025 di lahan seluas 1,5 hektare.

Adapun jumlah petani yang terlibat sebanyak 20 petani, yang mana 16 di antaranya adalah petani miskin yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

"Yang kami tanam adalah cabai rawit dan cabai keriting. Kita juga tumpang sari dengan semangka," katanya.

Ia mengatakan sampai saat ini, tanaman cabai dan semangka yang telah dipanen pada Agustus dan September lalu tersebut menghasilkan pemasukan sebesar Rp77 juta.

"Diharapkan angka tersebut terus naik ke depannya, sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian masyarakat," katanya.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.