Indonesia Keluarkan Peringatan untuk Sulawesi Utara setelah Gempa 7,4 M Guncang Mindanao,Tsunami Diperkirakan segera Terjadi di Filipina

Jumat, 10 Okt 2025, 09:53 WIB
MANILA - Peringatan tsunami dikeluarkan setelah gempa berkekuatan 7,2 Magnitudo mengguncang Mindanao, Jumat (10/10). 
Dari The Guardian, Badan Seismologi Filipina mengatakan tsunami yang merusak “dengan ketinggian gelombang yang mengancam jiwa” diperkirakan akan terjadi.
Para pejabat mengatakan berdasarkan basis data skenario tsunami setempat, “diperkirakan akan mengalami tinggi gelombang lebih dari satu meter di atas pasang surut normal dan mungkin lebih tinggi di teluk dan selat tertutup”.
Masyarakat di wilayah pesisir tujuh provinsi diimbau untuk segera mengungsi ke dataran tinggi atau pindah lebih jauh ke pedalaman. Wilayah yang terdampak meliputi:
Samar Timur, Leyte Selatan, Leyte, Kepulauan Dinagat, Surigao Del Norte, Surigao Del Sur dan Davao Oriental.
Badan Seismologi Filipina mengatakan pihaknya sangat menyarankan warga di kota-kota pesisir di Filipina tengah dan selatan untuk segera mengungsi.
Sementara itu Indonesia telah mengeluarkan peringatan tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara dan Papua, Reuters melaporkan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), memperingatkan potensi tsunami yang terjadi setelah gempa 7,6 Magnitudo dengan kedalaman 56 Kilometer terjadi di 7,34 Lintang Utara-126,87 Bujur Timur di 287 km Barat Laut pada pukul 08:43:58 WIB di Pulsu Karatung, Sulawesi Utara. 
"Peringatan Dini 3.1" tulis BMKG di situs resminya. 
Sedangkam Pusat Peringatan Tsunami Pasifik di Honolulu mengatakan gelombang berbahaya mungkin terjadi dalam jarak 186 mil dari episentrum, Associated Press melaporkan.
Disebutkan bahwa gelombang setinggi 3 meter mungkin terjadi di beberapa pantai Filipina dekat episentrum. Gelombang yang lebih kecil mungkin terjadi di Indonesia dan Palau.
Gempa susulan dahsyat mengguncang wilayah tersebut, pejabat memperingatkan gelombang besar bisa terjadi dalam dua jam ke depan
Gempa tersebut terjadi sekitar 62 km dari kota Manay di wilayah Mindanao, pada kedalaman dangkal sekitar 10 km. Belum ada laporan kerusakan langsung, tetapi para pejabat di Filipina telah memperingatkan warga untuk mengantisipasi gelombang pasang di atas normal dalam dua jam ke depan.
Beberapa gempa susulan – sejauh ini berkekuatan 5,9 SR dan 6,0 SR – telah melanda wilayah yang sama dalam setengah jam terakhir.

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.