Jembatan Pandansimo Jadi Harapan Baru Ekonomi Selatan DIY
Kamis, 09 Okt 2025, 17:30 WIBBANTUL â Pembangunan Jembatan Pandansimo yang menghubungkan Kabupaten Bantul dan Kulon Progo menjadi penanda babak baru pengembangan kawasan selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Infrastruktur senilai Rp863,7 miliar dari APBN ini diproyeksikan mempercepat konektivitas ekonomi dan membuka peluang tumbuhnya sektor-sektor produktif di pesisir selatan.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, meninjau tahap akhir pembangunan jembatan tersebut pada Kamis (9/10). Keduanya hadir bersama Bupati Bantul Abdul Halim Muslih dan jajaran Kementerian PUPR.
âJembatan ini memiliki nilai strategis, berada di Bantul, DIY, dikerjakan sejak November 2023, dan tahun ini sudah siap, insya Allah dan mudah-mudahan bisa segera diresmikan,â ujar AHY.
Jembatan Pandansimo membentang 2,3 kilometer dengan bentang utama 675 meter dan lebar 24 meter. Proyek ini menghubungkan Desa Banaran, Galur, Kulon Progo dengan Desa Poncosari, Srandakan, Bantul, serta menjadi ruas penting Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
Sebelum adanya jembatan ini, warga harus menempuh waktu hingga 30 menit untuk melintasi Sungai Progo. Berdasarkan kajian tahun 2017, keberadaan jembatan diperkirakan akan memangkas biaya operasional kendaraan hingga 13 persen atau sekitar Rp1,4 triliun per tahun, serta memperpendek waktu tempuh sekitar 20 menit. Peningkatan produksi pertanian dan perikanan juga diprediksi mencapai 18,6 persen per tahun.
âKita berharap dengan jembatan yang bukan hanya megah tapi juga indah, konektivitas antarwilayah semakin baik, biaya mobilitas dan produksi menurun, waktunya lebih singkat, dan ekonomi tumbuh positif di wilayah ini, khususnya bagi masyarakat Bantul dan sekitarnya,â tutur AHY.
Selain memperlancar arus transportasi, jembatan ini diproyeksikan membuka akses terhadap lahan pertanian seluas 2.164 hektare di Kecamatan Galur serta mendukung produksi 9.143 kuintal sayur dan buah serta 13,3 ton hasil perikanan di Kecamatan Srandakan. Dengan demikian, Jembatan Pandansimo diharapkan menjadi simpul pertumbuhan lintas sektorâdari pertanian, logistik, hingga pariwisata.
Gubernur Sri Sultan Hamengku Buwono X menilai, keberadaan jembatan itu bukan hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga memiliki potensi menjadi ikon wisata baru di kawasan selatan. âSaya punya harapan bagaimana orang melihat jembatan itu tidak sekadar hanya jembatan biasa asal lewat bisa lewat. Tapi juga bisa menikmati sesuatu menurut selera mereka,â ujar Sultan.
Menurutnya, posisi Pandansimo sangat strategis karena mempersingkat jarak wisatawan menuju kawasan pantai utama, termasuk Parangtritis. âTidak cukup jembatan di Kretek karena itu masih jauh dari Parangtritis. Kalau orang datang ke Parangtritis itu kembali ke utara kira-kira dua kilometer baru ke selatan lagi. Tapi kalau ini langsung bisa masuk kawasan pantai Parangtritis,â jelasnya.
Sultan juga mengungkapkan upaya Pemerintah Daerah DIY untuk memperkaya atraksi wisata di pesisir selatan. Ia telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak di Bali untuk mengembangkan kegiatan paraceling (parasailing) yang disesuaikan dengan kondisi angin di Yogyakarta. âDi kawasan ini kami sudah mencoba koordinasi dengan teman-teman di Bali. Tapi kalau di sini paraceling ya, itu yang bagus itu bulan Juni sampai Desember. Tapi kalau di Bali itu Januari sampai Juni,â katanya.
Dengan karakter angin yang saling melengkapi di dua daerah tersebut, Sultan optimistis wisata bahari di DIY akan menjadi alternatif baru bagi wisatawan mancanegara. âHarapannya orang-orang asing itu, karena arah angin berubah, tidak bisa mereka melakukan aktivitas di Bali. Paraceling di Bali pindah ke sini untuk melanjutkan dari Juni sampai akhir tahun. Semoga ini juga berkembang, tidak sekadar jembatan ini hanya untuk lewat aja,â pungkasnya.
- infrastruktur
- AHY
- Jembatan Pandansimo
Redaktur: Eko S
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Kamboja Bersih-bersih Lebih dari 2.000 WNA Sindikat Penipuan
-
Kejari Kota Kupang Tetapkan Komisaris Utama BPR Christa Jaya Tersangka Baru
-
Putin Ucapkan Selamat Tahun Baru ke Para Pemimpin Dunia, Ada Prabowo
-
Pemprov DKI Tambah 10.000 Bus Transjakarta hingga 2029
-
PM Kamboja Tuding Thailand Duduki Wilayahnya
-
Agen Imigrasi AS Menangkap Balita Perempuan Minnesota Berusia Dua Tahun
-
Pangdam XIII/Merdeka: Sekolah Rakyat sebagai Wujud Perhatian Negara Buka Akses Pendidikan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.