- Home
-
- Luar Negeri
-
- Denmark akan Larang Medsos...
Denmark akan Larang Medsos bagi Anak di Bawah Umur
Kamis, 09 Okt 2025, 02:10 WIBCOPENHAGEN â Pemerintah Denmark pada Selasa (7/10) mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk memberlakukan larangan media sosial bagi anak-anak di bawah usia 15 tahun.
Perdana Menteri Denmark, Mette Frederiksen, tidak merinci jaringan media sosial mana yang akan dilarang, maupun bagaimana praktiknya, saat ia mengumumkan inisiatif tersebut dalam pidato di hadapan parlemen pada pembukaan sidang musim gugur.
RUU tersebut, yang jadwalnya masih belum ditentukan, akan mengizinkan orang tua untuk mengizinkan anak mereka menggunakan media sosial sejak usia 13 tahun.
"Ponsel dan media sosial merampas masa kecil anak-anak kita," kata PM Frederiksen sembari mengutarakanalasan bahwa 60 persen anak laki-laki Denmark berusia 11 hingga 19 tahun lebih suka tinggal di rumah daripada menghabiskan waktu bersama teman-teman.
Australia telah menjadi pemimpin dalam upaya global untuk mencegah bahaya internet di kalangan anak muda. Pada akhir 2024, parlemennya mengesahkan larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun, meskipun masih hampir belum ada detail tentang bagaimana langkah tersebut akan ditegakkan.
Platform seperti Facebook, Snapchat, TikTok, dan YouTube saat ini berada di bawah wewenang larangan Australia.
Dan pada bulan Juni lalu, Yunani mengusulkan penetapan usia dewasa digital di seluruh 27 negara anggota Uni Eropa, yang berarti anak-anak tidak akan dapat mengakses media sosial tanpa izin dari orang tua mereka. SB/AFP/I-1
- Denmark
- scandinavia
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Jadwal Semifinal Piala Italia: Inter Milan Jamu Como, Atalanta Kontra Lazio
-
Satgas TMMD Ke-127 Kodim 1514/Morotai Pasang Mal dan Cor Drainase di Gotalamo.
-
Kabar Terbaru dari Iran: Mojtaba Khamenei Terluka Tapi Dalam Kondisi Baik
-
Perkuat AI-Powered Telco, Indosat Hadirkan Akses Google Gemini AI bagi Pelanggan IM3 dan Tri
-
Danantara dan Kemdiktisaintek Perkuat Riset Industri Semikonduktor
-
Indonesia dan Sejumlah Negara Mengutuk Keras Serangan ke UNIFIL
-
Implementasi ESG: PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk Perkuat Praktik Bisnis Berkelanjutan Sepanjang 2025
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.