Calvin Verdonk Diragukan Tampil Lawan Irak, Asa Timnas Indonesia ke Piala Dunia Mulai Menipis

Kamis, 09 Okt 2025, 17:42 WIB

JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert berharap Calvin Verdonk segera pulih dari cedera paha jelang laga penting melawan Irak pada Minggu (12/10) dini hari.  

Hal ini dikatakan Kluivert pada jumpa pers pasca kekalahan 2-3 dari Arab Saudi dalam laga pertama putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Kamis WIB. Dalam laga itu, Verdonk tak bermain karena mengalami cedera ringan.

Ket. Foto: Arsip foto - Pesepak bola Timnas Indonesia Calvin Verdonk melepaskan tembakan kearah gawang Timnas Arab Saudi pada pertandingan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11). — Sumber: ANTARA/Aprillio Akbar

"Saya berharap pemulihan cederanya akan baik untuk bermain melawan Irak. Semoga itu memungkinkan, tetapi kita harus melihat hari demi hari bagaimana cederanya akan dievaluasi," kata Kluivert. 

"Mari kita berharap begitu, karena dalam tiga hari kita akan menghadapi final lainnya. Kami memberikan yang terbaik, seperti biasa," tambah dia.

Cedera itu membuat Verdonk tak masuk 23 pemain melawan Arab Saudi. Ia menjadi satu dari enam pemain yang tersingkir, bersama Ramadhan Sananta, Reza Arya, Nathan Tjoe-A-On, Egy Maulana Vikri, dan Jordi Amat.

Ketika mengungkapkan apa yang dialami peman Lille tersebut, Kluivert mengatakan dia mengalami cedera di bagian paha. 

"Dokter Lille dan dokter tim nasional memiliki kontak yang sangat baik. Sayangnya, dia tidak bisa bermain di pertandingan ini karena ada robekan di pahanya," jelas dia tentang cedera Verdonk.

Verdonk mendapatkan cedera kala melawan AS Roma pada laga Liga Europa, Kamis pekan lalu. 

Pada laga itu, Verdonk bermain 69 menit dan digantikan oleh Romain Perraud dalam laga yang dimenangkan timnya 1-0. 

Cedera ini kemudian membuat pemain kelahiran Belanda itu jga dicoret pelatih Lille Bruno Genesio dalam pertandingan besar melawan Paris Saint-Germain di Liga Prancis pada Senin.

Adapun, pertandingan melawan Irak nanti menjadi laga "hidup mati"  untuk Indonesia. 

Garuda masih berpeluang lolos otomatis ke Piala Dunia 2026, namun kalah dari Arab Saudi membuat peluang itu menipis.

Jakarta, 09/10 (ANTARA) - Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 dalam laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis dini hari WIB.

Meski sempat unggul lebih dulu, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan dipaksa menyudahi laga tersebut dengan tanpa poin.

Indonesia mengawali laga dengan percaya diri. Pada menit ke-11, Kevin Diks membuka keunggulan lewat eksekusi penalti setelah VAR mendeteksi handball oleh Hassan Al-Tambakti di kotak terlarang. Tendangan Diks ke pojok kanan gawang membuat Indonesia memimpin 1-0.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan enam menit. Saleh Abu Alshamat menyamakan kedudukan pada menit ke-17 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Maarten Paes.

Arab Saudi lalu membalikkan keadaan pada menit ke-31 lewat penalti Feras Al-Buraikan setelah Yakob Sayuri dianggap menarik pemain lawan di kotak 16.

Skor 2-1 untuk keunggulan Arab Saudi bertahan hingga babak pertama usai.

Seperti diketahui, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor tipis 2-3 dalam laga Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis dini hari WIB.

Meski sempat unggul lebih dulu, skuad Garuda gagal mempertahankan momentum dan dipaksa menyudahi laga tersebut dengan tanpa poin.

Indonesia mengawali laga dengan percaya diri. Pada menit ke-11, Kevin Diks membuka keunggulan lewat eksekusi penalti setelah VAR mendeteksi handball oleh Hassan Al-Tambakti di kotak terlarang. Tendangan Diks ke pojok kanan gawang membuat Indonesia memimpin 1-0.

Namun, keunggulan itu hanya bertahan enam menit. Saleh Abu Alshamat menyamakan kedudukan pada menit ke-17 melalui tembakan keras dari luar kotak penalti yang tak mampu dijangkau Maarten Paes.

Arab Saudi lalu membalikkan keadaan pada menit ke-31 lewat penalti Feras Al-Buraikan setelah Yakob Sayuri dianggap menarik pemain lawan di kotak 16.

Skor 2-1 untuk keunggulan Arab Saudi bertahan hingga babak pertama usai.

Memasuki babak kedua, pelatih Patrick Kluivert melakukan sejumlah pergantian untuk menambah intensitas serangan.

Namun, kelengahan di lini belakang kembali dimanfaatkan Arab Saudi.

Pada menit ke-62, Maarten Paes sempat menepis tendangan Musab Al-Juwayr, tetapi bola muntah disambar Al-Buraikan untuk mencetak gol keduanya malam itu dan membawa Arab Saudi menjauh 3-1.

Indonesia tidak menyerah begitu saja. Peluang demi peluang lahir lewat aksi Ole Romeny, Thom Haye, dan Eliano Reijnders, tetapi penyelesaian akhir menjadi kendala.

Baru pada menit ke-88, Indonesia kembali memperkecil ketertinggalan setelah wasit memberikan penalti kedua akibat handball pemain Arab Saudi.

Kevin Diks yang lagi-lagi menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dan mengubah skor menjadi 2-3.

Drama belum berhenti di situ. Pada masa injury time, Mohamed Kanno diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua karena memprotes keputusan wasit.

Bahkan, salah satu ofisial Arab Saudi juga diganjar kartu merah. Meski unggul jumlah pemain di menit akhir, Indonesia gagal menyamakan kedudukan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, Arab Saudi mengamankan tiga poin penting dan memperkuat posisi di puncak klasemen sementara Grup B. Sementara itu, Indonesia harus segera bangkit demi menjaga peluang lolos ke babak berikutnya.

  • timnas indonesia
  • patrick kluivert
  • kualifikasi piala dunia 2026
  • calvin verdonk
  • irak

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.