Tingkatkan Konektivitas, Kementerian PU Percepat Preservasi Jalan dan Jembatan di Sintang Kalbar
Rabu, 08 Okt 2025, 23:04 WIBJAKARTA â Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melaksanakan upaya pemeliharaan dan peningkatan konektivitas jalan nasional di seluruh Indonesia. Di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) kegiatan preservasi jalan dan jembatan tahun anggaran 2025 dilaksanakan dengan total alokasi anggaran sebesar 13,08 miliar rupiah.
Menteri PU Dody Hanggodo menyampaikan, peningkatan kualitas jalan nasional merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat konektivitas antar wilayah. âKondisi jalan yang mantap dapat mempercepat waktu tempuh kendaraan, menurunkan biaya logistik, menekan harga barang, serta mempermudah aktivitas masyarakat,â kata Menteri Dody di Jakarta, Rabu (8/10)
Preservasi jalan dan jembatan di Kabupaten Sintang mencakup beberapa paket pekerjaan, antara lain Preservasi Jalan dan Jembatan TebelianâSintangâSp. Nanga SilatâSejiram dan Jalan Dalam Kota Sintang, serta Preservasi Jalan dan Jembatan TebelianâSintangâ Sp. Nanga SilatâSejiram dan Jalan Dalam Kota Sintang (Tahap 2). Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan meliputi pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, rehabilitasi jembatan, serta program padat karya rutin jalan pada ruas TebelianâSintangâNanga Silat dengan total panjang ruas yang ditangani mencapai lebih dari 144 kilometer.
âPreservasi jalan dan jembatan adalah bentuk tanggung jawab kita dalam memastikan infrastruktur yang telah dibangun tetap dalam kondisi mantap dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jalan nasional berperan vital dalam menghubungkan sentra ekonomi, kawasan pertanian, dan permukiman,â tambah Menteri Dody.
Dari total pagu Rp13,08 miliar tersebut, kegiatan dengan capaian fisik tertinggi adalah Preservasi Jalan dan Jembatan TebelianâSintangâSp. Nanga SilatâSejiram dengan progres fisik mencapai 93,07%, dan progres keuangan sebesar 91,10%. Hal ini menunjukkan komitmen pelaksanaan kegiatan yang efektif dan tepat waktu oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat.
Kegiatan preservasi jalan dan jembatan tahun 2025 di Kabupaten Sintang tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas jalan, tetapi juga pada peningkatan keselamatan dan pelayanan jalan, seperti perbaikan drainase, dan perkuatan jembatan yang rusak. Program padat karya yang dilaksanakan di ruas jalan nasional juga melibatkan masyarakat setempat untuk meningkatkan perekonomian sekaligus memperkuat rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun pemerintah.
âSelain menjaga kondisi jalan tetap mantap, kami juga memastikan infrastruktur pendukung seperti jembatan dan sistem drainase berfungsi baik agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman,â jelas Kepala BPJN Kalimantan Barat Chandra Syah.
âDengan preservasi rutin ini, Kementerian PU berharap infrastruktur jalan nasional di Kabupaten Sintang dapat semakin mendukung mobilitas masyarakat dan memperlancar arus distribusi barang serta jasa di wilayah timur Kalimantan Barat,â tutup Chandra.Â
- Kalimantan Barat
- Kabupaten Sintang
- Kementerian PU
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
39.540 Hektare Sawah Terselamatkan! Ini Manfaat 5 Bendungan yang Baru Diresmikan
-
Dukung Konektivitas dan Ekonomi Warga, 4 Jembatan Gantung Dibangun di Banten Tahun 2026
-
Kebut Pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II, Ini 5 Lokasi dengan Progres Tertinggi
-
Pantura Urat Nadi Logistik RI Dipercepat! Jalan Kudus-Pati-Rembang Segera Mulus, 202 Miliar Digelontorkan
-
Tarik Wisatawan, PU Bangun Ulang Bandara Bandaneira, Perpanjang Runway hingga 2,2 KM
-
Gempa Sulteng! Menteri PU Cek Langsung Jembatan Goyang, Prioritas Infrastruktur Dasar
-
Puting Beliung Hantam Aceh Utara! Huntara Rusak, Menteri PU Turun Tangan Target 1 Minggu Beres
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.