Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korban Kapal Tenggelam di Pulau Bokor Kepulauan Seribu Belum Temukan

📅 Rabu, 08 Okt 2025, 22:15 WIB | Oleh:
Korban Kapal Tenggelam di Pulau Bokor Kepulauan Seribu Belum Temukan Doc: ANTARA/HO-Kantor SAR Jakarta
Ket. Tim Kantor SAR Jakarta melakukan pencarian korban hilang di perairan Kepulauan Seribu, Rabu (8/10).

Jakarta -- Tim gabungan masih belum menemukan korban hilang akibat tenggelamnya Kapal Surya Bahari Rawasaban di tengah Pulau Bokor dekat pulau Dapur, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, pada Selasa (7/10) dini hari.

“Pencarian hari ini sudah diakhiri dan korban masih belum ditemukan hari ini,” kata Kepala Kantor SAR Jakarta Desiana Kartika Bahari di Jakarta, Rabu.

Ia mengatakan korban yang masih hilang yakni Jenudin M Z (33). "Area pencarian kami pada hari ini adalah sekitar Perairan Pulau Pari, Pulau Lancang, dan Pulau Bokor dengan luas area pencarian kurang lebih 110 NM2 Nautica Miles Persegi,” katanya.

Menurut dia, pencarian dihentikan sementara dan pemapelan terhadap kapal melintas melalui Vessel Traffic Service (VTS) layanan lalu lintas kapal VTS Pelabuhan Tanjung Priok.

VTS merupakan sistem pemantauan dan pengelolaan lalu lintas maritim yang beroperasi seperti kontrol lalu lintas udara.

“Apabila menemukan tanda-tanda korban agar menghubungi petugas,” kata Desiana.

Dalam pencarian korban, kata dia, pihaknya menggunakan 13 kapal mulai dari KN SAR Antasena, RBB Jakarta, RIB Damkar Pulau Pari, KNP 348 KPLP, KNP 5118 UPP Karang Hantu, dan KP VII 1020 Polair PMJ. Kemudian KP VII 1006 Polair PMJ, KP VII 1016 Polair PMJ, KP VII 1024 Polair PMJ, KP VII 2009 Polair PMJ, KP VII 1023 Polair PMJ, KP VII 1017 Polair PMJ, dan kapal nelayan.

Sementara tim yang terlibat dalam pencarian tim rescue Kansar Jakarta, ABK Pantai Mutiara, Pos TNI AL P. Untung Jawa, Pos Polair P. Untung Jawa, VTS Tj. Priok, KSOP Cituis. Kemudian Pos TNI AL Tj. Kait, Damkar Pos Pulau Pari, Dishub Pulau Pari, Polair Pulau Pari, KKP Muara Baru, Polsek Untung Jawa, BPBD DKI Jakarta, Polair PMJ, Bakamla, KPLP Tj Priok, DMC DD, dan nelayan.

“Pencarian akan dilanjutkan esok hari untuk mencari korban hilang,” ujar Desiana.

Sebelumnya, Kapal nelayan Surya Bahari Rawasaban tenggelam di tengah Pulau Bokor dekat pulau Dapur, Kelurahan Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, pada Selasa (7/10) dini hari.

Ada delapan korban yang hilang akibat kecelakaan tersebut dan setelah dilakukan pencarian total tujuh korban ditemukan dan sisanya satu korban masih dinyatakan hilang.

Ketujuh korban yang selamat adalah Wahyudin (38) yang merupakan nakhoda kapal, Imron (23), Juli, Kartani (30), Wawan (40), Kacung (35), Mamat (35).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Timnas Indonesia Juara FIFA Asean Cup 2026, Tundukkan Thailand 4-2 Lewat Adu Penalti
    final ideal, kekuatan berimbang, pertandingan yg menguras tenaga ...
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
Megapolitan
Blok Busana Tanah Abang Fav...
Megapolitan
Waspada Pengguna Motor Spor...
Megapolitan
UU DKJ Bisa Sulitkan KPU Su...
Luar Negeri
Iran Tinjau Proposal AS Buk...
Advertisement
Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup, Modal Kuat Skuad Garuda Arungi Piala Asia 2027

05 Oct 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
Desak dan 0,002 Detik yang Bersejarah
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.